Loading...

Budidaya Tanaman Sayur Di Kelompok Wanita Tani Subur

Budidaya Tanaman Sayur Di Kelompok Wanita Tani Subur
Dengan lahan yang terbatas, tidak menurunkan semangat ibu-ibu anggota kelompok Wanita tani subur yang berada ditengah kota Duri tepatnya di Kelurahan Air Jamban untuk terus melakukan budidaya tanaman sayuran. Masing-masing dari mereka mengolah satu atau dua petakan lahan yang tidak terlalu luas namun dapat menghasilkan sayur secara teratur dan kontinue. Kegiatan budidaya pertanian ini dilakukan mulai dari penyemaian, panen hingga pemasaran. Dengan budidaya dan pegolahan hasil panen kontinyu dan berkualitas, maka para anggota KWT dapat menjual komoditas hasil budidaya dan olahannya tersebut dengan sangat maksimal, dan menjadi sumber penghasilan bagi anggota KWT. Jenis tanaman yang dibudidayakan biasanya adalah tanaman sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berumur pendek atau tanaman semusim khususnya sayuran seperti kangkung, bayam, sawi dan kemangi. Kegiatan budidaya sayuran ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat. Permintaan pasar terhadap komoditas sayuran ini terus meningkat seiring dengan perkembangan jumlah penduduk, Tingkat kesejahteraan, kesadaran akan gizi masyarakat dan pendapatan yang semakin meningkat pula. Namun dibalik itu, keberadaan komoditas ini masih tetap menghadapi tantangan seperti produktifitas yang masih rendah, adanya serangan hama dan penyakit dan belum optimalnya pemanfaatan lahan. Peningkatan produksi tanaman sayuran ini masih harus terus ditingkatkan secara optimal sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan permintaan pasar. Penulis : Rizki Aprelia, S.P (Penyuluh Pertanian Kec. Mandau Kab. Bengkalis Prov. Riau) Januari 2024