Loading...

budidaya tanaman sayuran SISTIM VERTIKULTUR

budidaya tanaman sayuran  SISTIM VERTIKULTUR
Pekarangan yang sempit disiasati dengan budidaya tanaman sayuran menggunakan bahan paralon secara vertikultur dan dari kantong plastik (polybag).Budidaya tanaman sayuran dengan teknologi vertikultur dan kantong plastik tidak membutuhkan lahan luas, dapat memanfaatkan ruang-ruang di atas got atau teras rumah Penanaman secara vertikultur adalah pemeliharaan tanaman yang ditata secara tegak, baik tegak lurus atau mengarah vertikal dengan sudut tertentu Jenis tanaman sayuran: cabe, sawi, tomat, seledri, kemangi, calsin, dll PERSIAPAN MEDIA VERTIKULTURPembuatan Media tanam Media tanam sistim vertikultur terdiri dari Rak bambu, Drum Plastik atau pipa paralon tempat media tumbuh tanaman/tanah yang merupakan tempat melekatnya akar tanaman yang berfungsi sebagai penambat Nutrisi /pupukTEKNOLOGI BUDIDAYA SAYURAN Persemaian Tempat persemaian perlu dipilih dari bahan yang steril diberi lubang dibawahnya dan yang terlindung dari sinar matahari langsung dan air hujan. Selain itu dekat dengan sumber air. Campuran tanah dan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 1 : 1. Naungan persemaian menghadap kearah timur dengan kemiringan ± 45 derajat agar sinar matahari pagi bisa masuk sepenuhnya dan setelah siang hari diharapkan yang masuk 60 “ 70%.Biji tanaman sayuran sebelum disemaikan direndam dulu pada air hangat kuku (± 50ºC) selama 1 jam dan di angin-anginkan sampai benih tidak lengket lalu benih tersebut disebarkan merata pada media kemudian ditutup tanah tipis-tipis.Bibit tanaman sayuran dipindahkan (dibumbun dengan media dan menggunakan alat berupa koker dengan diameter ± 10 cm yang terbuat dari daun pisang).Bibit tanaman bisa dipindahkan/ditanam di polibag apabila bibit sudah mempunyai daun antara 4 “ 5 helai daun Persiapan dan PenanamanMedia tanam : campuran tanah subsoil (20 cm kebawah) dicampur dengan pupuk kandang/kompos perbandingan 1:1Media sebelum digunakan harus dibersihkan dari bahan yang masih utuh (belum lapuk). Media dimasukkan dalam media Talang atau polybagPindahkan bibit tanaman pada media polybag atau talangLakukan penanaman pada sore hari atau pada pagi hari dengan memasukkan tanaman sampai batas leher akar PemeliharaanLakukan penyiraman sebanyak 2 kali sehari yakni pagi dari sore hari.Penyulaman perlu dilakukan bila ada tanaman yang mati.Penyiangan dilakukan 1 “ 2 minggu sekali tergantung banyaknya gulma yang tumbuh. Pemupukan Pemupukan dengan NPK sebanyak 1 gram dicairkan dalam 1 liter air Cairan pupuk diberikan di sekitar tanaman sebanyak 100 “ 250 cc pertanaman, tergantung pada umur tanaman denganInterval 1 “ 2 minggu sekali. Pengendalian Hama dan Penyakit dilakukan secara konvensional/mekanik.Hindari pemakaian pestisida dan bila terpaksa gunakan pestisida yang selektif, bijaksana dan hentikan 2 minggu menjelang panen.Penggunaan insektisida karbofuran (Furadan) disesuaikan dengan anjuran. PanenBayam, kangkung, dan sawi bisa dipanen pada umur antara 10 “ 50 hari Pemanenan dapat dilakukan dengan cara mencabut seluruh tanam, memotong pangkal batang, dan ada juga yang memetik daunnya satu per satu