Budidaya Tanaman Semangka Kelompok Tani Tani Muda Desa Sungai Nibung Kecamatan Siak Kecil
Kelompok Tani Muda saat ini mencoba untuk budidaya Semangka dengan luasan 2 Ha, dalam kesempatan ini Ketua Kelompok saudara Mas kamto berharap dengan adanya pengembangan budidaya semangka ini bisa membantu program pemerintah sejalan dengan wacana yang di publikan yakni, sebagai swasembada pangan. karena kita sudah melalui krisis pangan terutama disaat pandemik Covid 19. segala hal aspek terhambat termasuk untuk peningkatan produksi hasil pertanian. dan mudah - mudahan dari pihak pemerintah atau dinas terkait bisa untuk berpartisipasi membantu sarana dan produksi sebagai penunjang meningkatkan produksi semangka yang saat ini di budidaya. Budidaya tanaman semangka dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Pemilihan benih: Pilih benih yang unggul. Pengolahan lahan: Bersihkan dan bajak tanah. Pembuatan bedeng: Cangkulkan tanah dan naikan sehingga permukaan bedeng lebih tinggi. Pemasangan mulsa plastik: Buat lubang berdiameter 10 cm dengan jarak yang sama dengan jarak tanam. Pembuatan lubang tanam: Buat lubang tanam dengan ukuran 20x20x20 cm dan jarak antar lubang 60-100 cm. Penanaman: Tanam bibit semangka yang sudah tumbuh daun sejati sebanyak empat helai. Pemasangan ajir: Pasang ajir atau lanjaran untuk mendukung pertumbuhan tanaman semangka yang merambat. Pemberian pupuk: Gunakan pupuk NPK dengan perbandingan 15:15:15 dan dosis dua sampai tiga gram per batang tanaman. Penyulaman: Lakukan penyulaman jika ada bibit yang mati atau tumbuh tidak normal. Pemangkasan: Pangkas tanaman dan bentuk tajuk. Penyerbukan buatan: Untuk semangka tanpa biji, lakukan penyerbukan buatan pada bunga mulai ruas ke-9 sampai ke-18 dari pangkal batang. Penjarangan buah: Lakukan seleksi buah semangka. Semangka dapat tumbuh baik di dataran rendah hingga dataran tinggi 0-550 meter di atas permukaan laut. Tanaman semangka menyukai daerah yang berkapur dan mengandung banyak bahan organik (subur) dengan iklim yang relatif kering.