Loading...

Budidaya Tomat Dataran Rendah

Budidaya Tomat Dataran Rendah
Budidaya Tomat “UNTUK HASIL PANEN MAKSIMAL” Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tomat merupakan keluarga dekat dari kentang.Tanaman tomat adalah salah satu jenis bernilai tinggi tanaman hortikultura, untuk itu adalah cara yang baik untuk menanam tomat perlu diperhatikan. Cara menanam tomat perlu ditingkatkan sehingga produksi maksimal dapat di hasilkan. Tanaman tomat termasuk komoditas yang exsis dan multi guna, selain sebagai konsumsi sayuran dan buah, tomat juga di beradayakan sebagai bahan dasar kosmetik dan obat-obatan. 1. IklimTanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi dan dataran rendah, tergantung pada varietas. Tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi lebih dari 700 m dpi, dataran medium 200 m – 700 m dpi, dan dataran rendah kurang dari 200 m di atas permukaan laut.2. TanahTanaman tomat merupakan tanaman yang dapat tumbuh di semua tempat, dari dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) untuk pertumbuhan yang baik, tanaman tomat membutuhkan tanah yang gembur, keasaman pH 5-6, antara lain, tanah mengandung sedikit pasir, dan banyak mengandung humus, serta irigasi yang teratur dan cukup dari penanaman sampai panen tanaman mulai4. Persemaiaan Benih Tomat Pengolahan tanah Pengolahan tanah untuk tanaman tomat adalah meliputi pembersihan lahan pembajakan atau pencangkulan dan pembuatan bedengan. Untuk mendapatkan hasil yang baik.5. Pemupukan Organik Dan Pupuk Non-Organik.Kandang pupuk diberikan dengan cara di atas tanah diratakan. Pupuk kandang di samping dapat meningkatkan sifat biologi tanah juga dapat meningkatkan sifat kimia dan fisik tanah, pupuk kandang juga perlu diberikan kepada tanaman sayuran yang mengkonsumsi banyak nitrogen sehingga nitrogen kuantita penting dikonsumsi dalam fase vegetatif.aplikasi pupuk Organik SP 36, ZA, Kcl dengan perbandingan 1: 1: ½ berfungsi untuk penyanter tanaman vegetatif, metode pemupukan dengan meratakan atas tempat tidur dengan jarak 1 m dan diberikan per 100 g.6. PenanamanBibit siap untuk menanam akar dan dipersemaian mereka dicabut jika bibit berasal dari plastik pembibitan atau baki 25 – 30 hari setelah tanam benih langsung ditanam di lubang dengan jarak 70 x 60 cm. 7. Penyiraman Penyiraman tanaman sayuran banyak membutuhkan air seperti halnya tanaman tomat, sayuran daun mengandung ± waktu penyiraman yang baik ialah pada sore hari perlu diketahui bahwa maksud penyiraman.8. Penyulaman Benih tomat yang baru di tanam, baik melalui pembibitan atau langsung ditanam tidak semuanya bisa tumbuh dan bertahan menjadi tanaman dewasa beberapa dari mereka harus mati salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan jahitan.9. Penyiangan / PembumbunanPenyiangan harus dilakukan ketika tampak bahwa gulma telah tumbuh yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Biasanya penyiangan pelaksanaan ditambah dengan pembumbunan tanah di sekitar tanaman. Penyiangan dapat dilakukan 2 atau 3 kali atau sesuai dengan kondisi lapangan. Penyiangan dilakukan dengan tangan dan menggunakan cangkul atau kored.10. PemupukanPupuk biasanya diberikan sebagai pupuk dasar atau pupuk susulan. Dapat diberikan pada tanah atau lewat daun atau bagian tanaman lain. Sebagai pupuk dasar bisa digunakan pupuk kandang atau kompos. Pupuk susulan berupa pupuk NPK yang diberikan 2 – 3 kali selama pertumbuhannya dengan cara ditugal kan pada setiap tanaman. NPK 15-15-15 sebanyak dosis 2 gram/tanaman.11. PemangkasanTanaman dalam bentuk semak atau pohon umumnya perlu pemangkasan. Pemangkasan bertujuan antara lain untuk membangun sebuah pohon, mengurangi daun, mempercepat pembuahan, meremajakan tanaman, 12. PengikatanPengikatan pohon dimaksudkan untuk menghindari tanaman tomat roboh pada saat berbuah dan supaya tanaman tomat tersebut dapat tumbuh tegak13. Pengendalian hama dan penyakit Ulat buah (Hiliothis armigera), Nematoda (Helodogyama sP), Lalat buah (Dacus durcalis), Kutu putih (Pseu dococus SP)14. Pengendalian PenyakitBlossom and Root (busuk ujung buah),Layu furasium, Layu Bakteri, Penyakit Busuk Buah 15. Panen Dan Pasca PanenTomat panen pada saat panen pertama pada usia 90 hari dari tanam. Kemudian selama 3-5 hari sampai buah selesai, tomat yang akan dipasarkan dalam paket jarak jauh harus dipanen pada tingkat 75%, ketika buah ini marih hijau atau sekitar 5- hari lagi menjadi merah, sedangkan untuk jarak pendek tingkat kematangan dari 90% yaitu pada saat buah kuning kemerahan –