Loading...

Budidaya Ubi Kayu (manihot Utilissima)

Budidaya Ubi Kayu (manihot Utilissima)
BUDIDAYA UBI KAYU(Manihot utilissima) Sumber Gambar : Lahan Milik P. Ngatemo Oleh :JUNI SUCAHYONO BALAI PENYULUHAN PERTANIAN ( BPP )KECAMATAN KEDUNGJAJANG BUDIDAYA UBI KAYU(Manihot utilissima) Indonesia termasuk negara penghasil ubi kayu terbesar. Hal ini karena sebagai negara agraris yang terletak di daerah tropis mempunyai kemungkinan besar untuk melaksanakan penanaman sepanjang tahun.Disamping dikonsumsi sebagai bahan makanan pokok, ubi kayu juga dapat diproses menjadi gaplek, glondong, pellet, chips, tepung gaplek, tepung tapioca dan Kripik singkong.Oleh karena itu untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani, perbaikan teknik bercocok tanam perlu mendapatkan perhatian yang lebih baik dan sesuai anjuran. SYARAT TUMBUH- Suhu minimum 100 C- Sinar matahari minimum 10 jam / hari- Kelembaban 65%- Curah hujan 760 � 1015 mm / tahun- Ketinggian tempat sampai dengan 1500 dpl- pH tanah > 5 PENGOLAHAN LAHANCara pengolahan tanah agar diperoleh struktur tanah yang gembur berbeda untuk masing-masing tanah - Tanah ringan : dibajak 1 � 2 kali kemudian diratakan- Tanah agak liat : dibajak 2 � 3 kali kemudian diratakan- Tanah liat : dibajak 1 � 2 kali kemudian dibuat bedengan. PERSYARATAN BIBITUbi kayu ditanam dalam bentuk stek batang dengan panjang 20 � 25 cm. Batang ubi kayi yang baik untuk dijadikan bibit adalah yang berasal dari tanaman yang sehat dan sudah berumur minimal 6 sampai 7 bulan. Batang yang diambil adalah bagian tengah. Bagian pangkal diruncingi untuk mempermudah penanaman dan menghindari penanaman terbalik. PENANAMANPenanaman ubi kayu dapat dilakukan segera setelah bibit dan tanah disiapkan. Stek ditanam tegak sedalam 5 - 10 cm.Jarak tanam yang dianjurkan adalah sebagai berikut :- Pola monokultur : 100cm x 100cm; 300cm x 60 cm; dan 80cm x 80cm.- Pola tumpang sari : 200cm x 60cm; 300cm x 60cm; dan 300cm x 75cm.Penanaman dilakukan pada awal musim hujan yaitu sekitar bulan Oktober � November.Pada lahan dimana ketersediaan air tidak menjadi faktor pembatas penanaman bisa dilakukan setiap saat. PEMUPUKAN Ubi kayu banyak mengambil unsur hara dari dalam tanah dan semakin meningkat seiring pertambahan umurnya. Untuk memberikan hasil yang tinggi diperlukan suplai unsur hara yang tinggi pula dari dalam tanah sehingga perlu diberikan pemupukan. Apalagi umur ubi kayu panjang yaitu minimal 6 � 7 bulan.Sebagai pedoman umum jumlah pupuk yang diberikan tiap hektar adalah sebagai berikut :Urea 300 Kg , SP 36 100 Kg, KCl 150 Kg Pupuk diberikan dua kali yaitu :- Saat tanam : 100 Kg Urea +100Kg SP 36 + 50 Kg KCl- Umur 3 bulan : 200 Kg Urea + 100 Kg KCl.Karena pupuk SP 36 sukar larut sebaiknya dibuatkan larikan melingkar di sekitar tanaman dengan jarak 10 cm. Pupuk SP 36 tersebut dimasukkan kedalam larikan kemudian ditutup dengan tanah. Pupuk Urea dan KCl diberikan dengan cara ditugalkan. Dengan demikian pupuk dapat digunakan secara efisien. PENGAIRANUbi kayu memerlukan air terutama pada saat pertumbuhan vegetatif aktif yaitu sampai umur lima bulan Setelah itu pengairan diberikan pada saat-saat tertentu saja untuk memelihara pertumbuhan. HAMA DAN PENYAKIT Kutu daun merah (Tetranychus bumaculatus Harvey = red spider) menyerang jaringan bawah dengan cepat sehingga daun akan rontok. Mudah terbawa angin sehingga menular pada pada tanaman lain. Serangan dimulai pada daun tua dan akhirnya pada serangan hebat sampai pada daun muda dan bagian pucuk sehingga pertumbuhan tanaman terhambat dan merangsang pertumbuhan tunas. Pemberantasan dengan sisemprot larutan Kelthane 2 � 3 cc / liter atau dengan larutan belerang 2,5 %.Hama uret menyerang akar, batang dan umbi. Dikendalikan dengan pemberian Furadan 3G sebanyak 15 Kg / Ha. Bercak daun (Xantomonas manihitis ), layu (Pseudomonas solanacearum) dan penyakit busuk batang oleh Chlomereca cingulata dan Botnydipladia theobromae dapat dicegah dengan menanam varietas yang tahan dan membersihkan atau membenamkan sisa-sisa tanaman terdahulu. PEMANENANTanaman ubi kayu dipanen umur 8 � 10 bulan setelah tanam. Hasil ubi kayu tidak akan merosot bila 4 bulan pertama setelah penanaman kebutuhan air tercukupi. Sumber:Balai Informasi Pertanian, Budidaya Tanaman Pangan Di lahan Kering, 1992, Jawa Timur