Lombok Barat, 15 Juli 2025 Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan varietas padi unggul baru bernaman Gamagora 7, yang secara resmi telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) pelepasan varietas dari Menteri Pertanian Republik Indonesia pada 28 Maret 2023. Varietas ini digadang-gadang menjadi solusi bagi ketahanan pangan nasional dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya. Gamagora 7 memiliki potensi produksi yang tinggi, mencapai 9,8 ton per hektare, serta dikenal tahan terhadap hama wereng dan sejumlah penyakit tanaman lainnya. Varietas ini juga bersifat amfibi, sehingga cocok ditanam di berbagai jenis lahan, baik di sawah basah maupun tadah hujan. Tak hanya itu Gamagora 7 juga mampu beradaptasi dengan perubahan iklim ekstrem, seperti El Nino dan La Nina. Selain dari sisi produktivitas, Gaagora 7 juga unggul dalam kualitas. Beras yang dihasilkan memiliki tekstur yang pulen dan enak, dengan umur panen relatif singkat, yakni sekitar 119 hari setelah semai. Di Kabupaten Lombok Barat, varietas ini telah diperkenalkan melalui program CSR (Cetak Sawah Rakyat) hasil kerjasama antara Bank Indonesia dan delapan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), yang mencakup Kecamatan Batu layar, Gunung Sari, Lingsar, Kediri, Kuripan, Gerung, Lembar dan Sekotong. Bantuan yang diberikan kepada petani berupa benih Gamagora 7 sebanyak 20 kg per hektare serta 3 botol pembenah tanah (dekomposer) per hektare. Dari hasil uji coba diambil sampel di lahan kelompok tani Patut Patuh Pacu, Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung, siperoleh hasil rata-rata sebesar 5,95 ton per hektare, menunjukkan potensi nyata varietas ini di lapangan, dengan tetap mempertahankan umur panen sekitar 119 hari. upaya ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan kedaulatan pangan daerah melalui penggunaan varietas padi unggul yang adaptif dan produktif. Pemerintah daerah bersama Dinas Pertanina serta berbagai pihak terkait diharapkan terus mendukung pengembangan dan penyebaran Gamagora 7 sebagai bagian dari transformasi sektor pertanian nasional gun mendukung swasembada pangan program pemerintah saat ini. (Itt@)