Wortel merupakan salah satu sayuran umbi yang kaya vitamin A sehingga bermanfaat untuk menunjang kesehatan tubuh. Sayuran ini banyak disukai karena rasanya yang manis dan bisa diolah menjadi berbagai jenis menu makanan. Peminat yang cukup tinggi membuat wortel menjadi komoditas sayur yang prospektif. Akan tetapi, untuk menghasilkan sayur wortel yang bernilai jual tinggi.
Budidaya wortel merupakan peluang yang menguntungkan, terutama dengan tingginya permintaan pasar akan sayuran ini. Dari pemilihan bibit yang unggul, pembenihan yang tepat, persiapan lahan yang baik, hingga pemeliharaan yang cermat, semua langkah ini berkontribusi terhadap kesuksesan panen wortel. Dengan mengikuti cara budidaya wortel di atas, petani dapat menghasilkan wortel berkualitas tinggi dan memaksimalkan hasil panennya.
Menyiapkan lahan
Lahan yang akan digunakan untuk menanam wortel harus diolah terlebih dahulu. Setelah itu, buat bedengan yang ukurannya disesuaikan dengan luas dan kondisi lahan. Penanaman Tahapan budidaya wortel lainnya yaitu penanaman. Biji wortel dapat ditanam secara langsung di bedengan atau disemai terlebih dahulu kemudian dipindahkan ke lahan. Perlu diketahui bahwa biji wortel berukuran sangat kecil, sehingga biji biasanya dicampur dengan lempung agar terbentuk butiran yang lebih besar dan mempermudah penanaman. Sementara itu, benih perlu direndam dalam fungisida maupun air panas untuk mencegah penularan patogen penyebab penyakit tular benih. Biji tersebut kemudian ditanam pada bedengan sedalam 3 sampai 5 cm. Benih wortel kemudian ditutup tipis menggunakan tanah.
§ Penjarangan tanaman
Hal ini dilakukan untuk mendapatkan tanaman yang wortel yang subur dan hasil maksimal sehingga hasil panen pun juga maksimal. Penjarangan dilakukan saat tanaman telah mencapai umur 4 minggu.
§ Penyiangan
Dilakukan dengan membersihkan rumput-rumput dan gulma yang ada pada sekitar tanaman dan yang ada di lahan, agar unsur hara dan air dalam tanah benar-benar dapat dimanfaatkan tanaman pokok dengan maksimal tanpa adanya tanaman pengganggu lainnya. Waktu untuk penyiangan sebaiknya saat tanaman wortel berumur 1 bulan, bersamaan dengan penjarangan dan pemupukan susulan. Cara menyiangi yang baik adalah membersihkan rumput liar dengan alat kored/cangkul. Rumput liar tumbuh pada parit dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit. Tanah di sekitar tanaman digemburkan, kemudian ditimbunkan di pangkal batang wortel agar nantinya umbi tertutup tanah.
§ Pemupukan susulan
Jenis pupuk susulan yang kita berikan adalah Urea dan ZA, dengan dosis pemberian Urea 100 kg/Ha dan ZA 200 kg/Ha. Waktu pemberian bersamaan dengan penyiangan, yaitu pada saat tanaman berumur 1 bulan. Cara pemupukan yang kami sarankan yaitu sebarkan merata pada alur-alur atau pada larikan dangkal di samping tanaman. Pupuk susulan juga bisa kita berikan lewat lubang pupuk ( ditugal ) sejauh 5 - 10 cm dari batang wortel. Setelah ditutup, lubang pupuk segera ditutup dengan tanah dan disiram air secukupnya.
§ Penyiraman
Dilakukan pada fase awal pertumbuhannya, tanaman wortel membutuhkan air yang memadai. Penyiraman perlu anda lakukan secara rutin 1 hingga 2 kali sehari, terutama penanaman pada musim kemarau. Bila tanaman wortel sudah tumbuh besar, maka penyiraman bisa anda kurangi. Terpenting bahwa kondisi lahan jangan sampai kekeringan.
Pemanenan
Wortel biasanya siap dipanen setelah 12 minggu sejak penanaman. Pemanenan sebaiknya dilakukan tepat waktu untuk menghindari pengerasan pada umbi wortel, yang bisa terjadi jika terlambat dipanen. Wortel yang dipanen dalam kondisi optimal akan menghasilkan umbi yang lembut dan manis. Dengan teknik budidaya yang tepat, setiap hektar lahan bisa menghasilkan hingga 25 ton wortel, menjadikan budidaya wortel sebagai kegiatan yang sangat menguntungkan.
Penulis:
BPP Kecamatan Muara
Dinas Pertanian Tapanuli Utara