Loading...

Bukan Sekadar Hama Biasa: Kenali Dan Basmi Pengganggu Padi Sejak Dini

Bukan Sekadar Hama Biasa: Kenali Dan Basmi Pengganggu Padi Sejak Dini
Hama adalah ancaman terbesar bagi sawah. Tapi, seringkali kita menganggapnya remeh dan hanya menanganinya setelah kerusakannya parah. Padahal, hama-hama ini bukan sekadar pengganggu biasa. Mereka adalah musuh yang bisa menghabiskan panen dalam sekejap jika tidak diatasi sejak dini. Mengenali Musuh Padi Sejak Dini Pengenalan dini adalah kunci utama. Setiap hama memiliki cara serang dan gejala yang berbeda. Mari kenali beberapa hama utama yang paling sering menyerang padi: Wereng Cokelat Gejala Serangan: Tanaman padi tiba-tiba layu dan mengering seperti terbakar, gejala ini disebut "hopperburn". Wereng hidup di pangkal batang padi, jadi periksa bagian bawah tanaman. Waspada: Wereng berkembang biak sangat cepat. Satu wereng betina bisa menghasilkan ratusan telur. Jika melihat satu dua wereng, segera bertindak! Penggerek Batang Padi Gejala Serangan: Saat anakan: Daun di bagian tengah tanaman layu dan mengering, disebut "sundep". Saat pembentukan bulir: Bulir padi kosong dan putih, tidak berisi, disebut "beluk". Waspada: Hama ini bersembunyi di dalam batang padi, sehingga sulit dikendalikan. Serangan beluk adalah tanda kerugian besar, karena bulir padi tidak akan berisi. Tikus Gejala Serangan: Tanaman padi di pinggir atau di tengah sawah tiba-tiba hilang dan rusak, seringkali berserakan. Ada jejak jalan setapak yang biasa dilalui tikus. Waspada: Tikus berkembang biak sangat cepat. Satu pasang tikus bisa menghasilkan puluhan anak dalam setahun. Serangan tikus sering terjadi pada fase awal tanam dan saat padi mulai berbuah. Jurus Ampuh Membasmi Hama Sejak Dini Pengamatan Rutin: Kunjungi sawah setiap hari. Periksa dengan teliti setiap bagian tanaman, dari daun hingga pangkal batang. Semakin cepat Anda menemukan hama, semakin mudah mengendalikannya. Manfaatkan Musuh Alami: Jaga ekosistem sawah tetap seimbang. Jangan membunuh serangga seperti laba-laba, kumbang kubah, dan capung. Mereka adalah predator alami yang memakan hama. Pengendalian Secara Fisik: Untuk Penggerek Batang: Cabut anakan padi yang terserang "sundep" dan buang jauh-jauh agar tidak menyebar. Untuk Tikus: Pasang perangkap tikus di sekitar pematang sawah. Lakukan perburuan tikus massal bersama petani lain. Gunakan Pestisida Nabati: Jika serangan sudah mulai parah, gunakan pestisida dari bahan-bahan alami seperti ekstrak daun mimba, bawang putih, atau tembakau. Bahan-bahan ini efektif mengusir hama tanpa membunuh musuh alami dan merusak lingkungan. Rotasi Tanaman: Jika memungkinkan, tanam jenis tanaman yang berbeda pada musim tanam berikutnya. Ini akan memutus siklus hidup hama yang spesifik pada padi. Hama padi bukanlah masalah sepele. Kunci utama untuk mengatasinya adalah bertindak cepat dan tepat. Dengan mengenali hama dan menerapkan jurus ampuh ini sejak dini, kita bisa menjaga sawah tetap sehat dan memastikan panen melimpah Ditulis : Harpen, Tumpal, Rometha, Lisna, Uriel PP BPP Adiankoting Taput Sumut Sumber: https://upland.psp.pertanian.go.id/artikel/1697273234/kenali-hama-dan-penyakit-pada-tanaman-padi https://nufarm.com/id/hama-utama-padi/ https://bbppbinuang.bppsdmp.pertanian.go.id/artikel/mengenal-5-hama-utama-pada-tanaman-padi