Loading...

BUPATI CILACAP PANEN DENGAN COMBINE HARVESTER

BUPATI CILACAP PANEN DENGAN COMBINE HARVESTER
Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji, Senin (13/5) melakukan panen padi dengan menggunakan alat mesin panen jenis combine harvester di lahan seluas 517 hektar pada lahan persawahan milik petani yang tergabung dalam Gapoktan Manunggal karso Desa Mulyasari Kecamatan Majenang. Peralatan mekanisasi pertanian tersebut merupakan salah satu bantuan sarana prasarana Pasca Panen APBN Perubahan tahun 2012 dari Kemeterian Pertanian untuk wilayah Kabupaten Cilacap yang ditempatkan pada wilayah kerja UPT Dinas Pertanian dan Peternakan Kecamatan Majenang. Ketua Gapoktan Manunggal Karso, Salimin Sumarno, dalam sabutannya menyatakan, luas lahan sawah Gapoktan Manunggal Karso mencapai 517 hektar dengan lahan pekarangan seluas 162 hektar. " Berdasarkan kondisi lahan yang dapat dipanen dengan combine harvester yaitu sebesar 20 %, dari luas panen yang mencapai 940 hektar per tahun, yaitu seluas 212 hektar, maka petani akan semakin banyak diuntungkan," Tegas Salimin Sumarno Dengan menggunakan alat mesin Combine Harvester, petani Desa Mulyasari optimis akan memperoleh banyak nilai tambah secara ekonomis, karena hasil lebih tinggi seiring dengan menurunnya tingkat kehilangan sekitar 3,5 %, kualitas lebih baik, waktu panen cepat dan biaya lebih ringan. Sementara itu dalam pengarahan dihadapan petani Bupati Cilacap H Tato Suwarto Pamuji menegaskan, kegiatan panen dengan menggunakan combine harvester ini merupakan perwujudkan upaya pemerintah, baik pusat maupun Kabupaten Cilacap dalam pencapaian produksi beras sebesar 10 juta ton pada tahun 2014. Langkah tersebut sejalan seiring dengan kebijakan Bangga Mbangun Desa terutama pada pilar ekonomi yaitu peningkatan ketahanan pangan dan revitalisasi lumbung pangan, serta peningkatan produk unggulan dan spesifik daerah. Menurut Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji, dengan penggunaan alat mesin panen Combine Harvester bukan berarti akan mengurangi tenaga panen/pembawon, karena tidak semua lahan sawah siap panen dapat menggunakan alat mesin seberat 2.500 kg ini. " Karena Combine Harvester ini paling cocok pada lahan siap panen yang relatif kering dan tidak berair/berlumpur, sehingga memudahkan dalam penggunaannya secara efektif dan efisien, " jelas H Tato Suwarto Pamuji (ap)