Loading...

BUPATI FLORES TIMUR “ NTT MELAKUKAN PENGUKUHAN KELOMPOK TANI-NELAYAN BERKEMAMPUAN KELAS MADYA

BUPATI FLORES TIMUR “ NTT MELAKUKAN PENGUKUHAN  KELOMPOK TANI-NELAYAN BERKEMAMPUAN KELAS MADYA
Tantangan utama penyelenggaraan penyuluhan dalam pembangunan Sistem dan Usaha Agribisnis adalah membangun citra bahwa; tanpa terselenggaranya penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan yang profesional maka pelaku utama/petani-nelayan dan pelaku usaha agribisnis lainnya akan kehilangan masa depannya; dilain sisi adalah menjadikan penyuluhan sebagai "Kebutuhan" dan gerakan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku utama dan pelaku agribisnis lainnya yang merupakan bagian terbesar dari penduduk daerah; dan tantangan lainnya adalah meyakinkan pemerintah daerah tentang pentingnya penyuluhan, menata kembali sistem; kelembagaan, ketenagaan dan penyelenggaraan penyuluhan yang sesuai dengan filosofi dan prinsip-prinsip penyuluhan serta bersedia memberikan dukungan sarana prasarana dan anggaran penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan demikian sambutan awal Bupati Flores Timur Drs. Muhammad S. Wongso. Lebih Lanjut Bupati Flores Timur mengatakan bahwa, Penyuluhan Pertanian, perikanan dan kehutanan dengan basis pembinaan adalah kelompok tani-nelayan memerlukan suatu sistem dan pedoman yang jelas dalam melakukan pembinaan dalam rangka penguatan kelembagaan kelompok tani-nelayan. Salah satu indikator yang digunakan dalam hal penguatan kelembagaan kelompok tani-nelayan ini adalah melalui dinamika kelompok tani-nelayan dengan cara melakukan penilaian tingkat kemampuan kelompok tani-nelayan. Penilaian tingkat kemampuan kelompok tani-nelayan ini berdasarkan Pedoman Pelaksanaan Penilaian Tingkat Kemampuan Kelompok Tani-Nelayan / 5 jurus kemampuan kelompok tani-nelayan. Berdasarkan kelas kemampuan kelompok tani, terdapat 4 (empat) kelas kemampuan yaitu Kelas Pemula, Kelas Lanjut, Kelas Madya dan Kelas Utama. Pengukuhan Kelompok Tani-Nelayan bertujuan untuk memberikan apresiasi terhadap kelompok berdasarkan kemampuan-kemampuan yang dicapai dalam menerapkan 5 Jurus kemampuan kelompok Tani sebagai indokator penilaian kemampuan kelompok. Pengukuhan kelompok tani-nelayan berkemampuan kelas madya ini diarahkan untuk lebih meningkatkan kemampuan dalam berinteraksi sesuai dengan spesifikasi sebagai kelompok tani-nelayan yang siap untuk berkompetisi baik lokal maupun global. Hal ini merupakan bagian dari tantangan hidup dimana pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator. Untuk itu perlunya kreativitas maupun inovasi yang harus dilakukan bukan saja untuk pengembangan agribisnis semata akan tetapi masih banyak peluang untuk pengembangan sektor-sektor produktif lainnya. Namun dibalik itu kelompok tani-nelayan tidak perlu pesimistis dengan kondisi alam yang dipengaruhi oleh perubahan iklim yang menjadi isu utama dan akan dialami umat manusia dimuka bumi ini kedepan yaitu global warning atau pemanasan global yang senantiasa pelu diantisipasi. Oleh karena itu sector kehutanan juga harus berperan besar karena pemanasan global yang terlampau ekstrim ini akan memberikan dampak yang besar sekali. Fenomena alam yang saya gambarkan ini merupakan sebuah kenyataan yang sedang dialami oleh seluruh umat manusia dibelahan bumi manapun termasuk daerah Flores Timur, demikian penegasan Bupati Flores Timur. Untuk itu sekali lagi saya harapkan agar kelompok tani-nelayan yang telah dibentuk dan yang sudah dikukuhkan bersama dengan penyuluh pendamping untuk selalu membangun kerjasama yang lebih koordinatif dan berkesinambungan karena panen perdana jagung dan pengukuhan kali ini diharapkan akan menjadi pemacu semangat semua elemen dalam upaya peningkatan kesejahteraan petani-nelayan di daerah ini. Dalam akhir sambutannya bupati mengatakan bahwa, penyuluh merupakan mitra kerja kelompok tani-nelayan yang tinggal dan hidup bersama petani-nelayan. Oleh karena itu dibutuhkan seorang penyuluh/aparat pemerintah yang benar-benar memiliki dedikasi dan rasa pengabdian yang tunggi untuk membantu petani-nelayan dalam mentrasfer teknologi dalam rangka peningkatan produksi dan produktifitas. Pengukuhan 3 Kelompok Tani-nelayan berkemampuan Kelas Madya ini dirangkaikan dengan panen perdana jagung hibrida Bisi 16 pada lahan SL-PTT yang dilaksanakan oleh kelompok tani-nelayan Karya Makmur Desa Klukeng Nuking Kecamatan Wotan Ulumado Kabupaten Flores Timur-NTT. Selain pengukuhan 3 kelompok tani nelayan berkemampuan kelas madya, dikukuhkan juga 4 kelompok kelas lanjut oleh Camat Wotan Ulumado dan 2 kelompok kelas pemula oleh Kepala Desa Kelukeng Nuking dan Kepala Desa Kawela. (Frans W. Simboh, S.Pi, Admin Flores Timur)