Loading...

BUPATI FLORES TIMUR - NTT MEMBUKA DIKLAT PUAP

BUPATI FLORES TIMUR - NTT MEMBUKA DIKLAT PUAP
Upaya peningkatan ketahanan pangan dan pengembangan agribisnis merupakan sebagian dari keseluruhan upaya untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui apa yang kita sebut dengan pembangunan, termasuk pembangunan bidang pertanian. Pembangunan bidang pertanian difokuskan pada peningkatan ketahanan pangan dengan sasaran antara lain meningkatnya pendapatan masyarakat dalam mengatasi masalah rawan pangan dan pengembangan agribisnis dengan sasaran antara lain meningkatnya kemampuan masyarakat untuk menghasilkan produk pertanian yang bermutu dan memiliki daya saing baik di pasar lokal maupun pasar dunia. Demikian sambutan awal Bupati Flores Timur dihadapan peserta diklat yang berasal dari Pengurus Gapoktan dan Penyuluh Pendamping Gapoktan. Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa, Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) merupakan program Kementrian Pertanian yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan antar wilayah dan sektor. Untuk mendukung terlaksananya program dimaksud hendaknya diawali dengan peningkatan kapasitas sumberdaya manusia sebagai pelaku program dan kegiatan. Peningkatan Kapasitas SDM dimaksud ditujukan bagi Pengurus Gapoktan dan Penyuluh Pendamping yang merupakan pemeran utama dalam rangka mewujudkan tujuan yang ingin dicapai. Gapoktan merupakan Gabungan Kelompok Tani dalam suatu desa/kelurahan yang terbentuk berdasarkan kemauan bersama untuk menciptakan dan meningkatkan posisi tawar petani dalam dunia usaha. Dalam pengembangan usaha agribisnisnya, Gapoktan dapat membentuk unit usaha otonom yang meliputi unit simpan pinjam, unit usaha saprodi, unit usaha pengolahan dan pemasaran. Pengembangan usaha agribisnis dimaksud harus disepakati dalam rapat anggota Gapoktan. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, perencanaan usaha agribisnis yang dijalankan baik kelompok tani ataupun Gapoktan dapat dilakukan secara baik dengan memperhatikan potensi wilayah yang dimiliki, peluang-peluang usaha yang ada, serta aspek pemasaran yang menjanjikan. Diakhir sambutannya Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Drs. Martinus P. Belelen, mengatakan bahwa para peserta hendaknya memanfaatkan kesempatan ini dengan menimba sebanyak-banyaknya materi dari para fasilitator, berbagi pengalaman sebanyak mungkin dengan sesama peserta agar diakhir pelatihan ini ada banyak hal yang dapat saudara dapatkan dan menjadi roh yang menginspirasi saudara-saudara untuk berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat petani umumnya. Pelatihan ini terlaksanan atas kerjasama Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang (BBPP) dengan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan sebagai instansi pembina gapoktan di tingkat desa/kelurahan. Sesuai data yang ada pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, jumlah Gapoktan/desa/kelurahan penerima dana BLM-PUAP di Kabupaten Flores Timur Provinsi NTT saat ini sebanyak 102 Gapoktan/Desa dari 248 jumlah desa/kelurahan yang ada, dengan masing-masing gapoktan mengelola dana 100 juta. Dan pada tahun 2011 ini sesuai dengan hasil penilaian Tim Penilai Gapoktan Berprestasi, Gapoktan NUBA NULAN NARA BARAN (N3B) Kelurahan Lamatwelu Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur sebagai Gapoktan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2011. (Frenky W. Simboh, S.Pi - Admin Flores Timur; 081339031363).