Loading...

Bupati Kupang Apresiasi Program READSI

Bupati Kupang Apresiasi Program READSI
Bupati Kupang Drs. Korinus Masneno mengapresiasi adanya Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling-up Initiative (READSI) dari Kementerian Pertanian yang dialokasikan kepada Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini disampaikan oleh Korinus saat menerima Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya dan Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, Adang Warya serta pejabat dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Didampingi oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Bupati Kupang selanjutnya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kementerian Pertanian dengan adanya Program READSI ini. Dan jelas akan sangat bermanfaat untuk masyarakat kabupaten Kupang, khususnya untuk pengembangan masyarakat pertanian di desa. Prinsipnya kami sangat mendukung program ini, dan sesungguhnya program dari pusat dan daerah itu sama, sasarannya juga satu, tinggal bagaimana kita mensinergikan program dari pusat, provinsi dan kabupaten, sehingga kita mampu mencapai program pembangunan masyarakat di daerah dengan memanfaatkan semua sumberdaya yang ada,” ujar Korinus. Kemarin saya sudah membuka sosialisasi untuk Program READSi ini, kami minta setiap tahunnya semua target yang diberikan oleh READSI bisa terukur, misalnya income perkapita, derajat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Sebagai kepala daerah, kami ini adalah bagian dari pemerintah pusat, sebagai garda terdepan dari program-program pusat, pasti saya dan seluruh jajaran di Pemda Kabupaten Kupang akan mendukung program READSI ini,” lanjut Korinus. Sebelumnya Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Bustanul Arifin Caya menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang merupakan salah satu dari 18 Kabupaten yang terpilih dari 6 Provinsi untuk mendapatkan alokasi Program READSI dari tahun 2018 sd 2023, dengan alokasi anggaran hibah untuk 5 tahun adalah Rp. 15,7 Milyar. Program ini merupakan keberlanjutan dari program Replikasi READ selama 3 tahun sejak tahun 2015 sd 2017 yang telah dilaksanakan oleh Kabupaten Kupang. Sasaran dari program READSI ini lebih banyak dari sebelumnya, dengan penerima manfaat 3.500 orang dari 20 desa, dengan sasaran petani miskin di pedesaan yang memiliki lahan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi di sektor pertanian, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di sektor pertanian,” lanjut Bustanul. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah, antara lain program pengentasan kemiskinan, program perbaikan gizi masyarakat dan peningkatan infrastruktur di pedesaan. Harapannya program ini dapat diimplementasikan dengan keterlibatan semua pihak, tidak hanya Dinas Pertanian, namun melibatkan juga Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa serta stake holder lainnya, sehingga menjadi program yang bersinergi di Kabupaten Kupang. Harapan setelah program selesai, ada keberlanjutan program untuk dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Kupang pada umumnya,” ujar Bustanul.