Magnaporthe salvinii (Cattaneo) R.A. Krause & R.K. Webster (telemorph) Helminthosporium sigmoideum var. irregulare Busuk batang merupakan penyakit yang menginfeksi bagian tanaman dalam kanopi dan menyebabkan tanaman menjadi mudah rebah. Untuk mengamati penyakit ini, kanopi pertanaman perlu dibuka. Perlu diwaspadai apabila terjadi kerebahan pada pertanaman, tanpa sebelumnya terjadi hujan atau hujan dengan angin yang kencang. Gejala awal berupa bercak berwarna kehitam-hitaman, bentuknya tidak teratur pada sisi luar pelepah daun dan secara bertahap membesar (Gb. 56). Akhirnya, cendawan menembus batang padi yang kemudian menjadi lemah, anakan mati, dan akibatnya tanaman rebah (Gb. 57). Stadia tanaman yang paling rentan adalah pada fase anakan sampai stadia matang susu. Kehilangan hasil akibat penyakit ini dapat mencapai 80%. Pemupukan tanaman dengan dosis 250 kg urea, 100 kg SP36, dan 100 kg KCl per ha dapat menekan perkembangan penyakit. Untuk mengurangi penyebaran lebih luas lagi, keringkan tanaman sampai saat panen tiba. Cara pencegahan penyakit ini antara lain adalah: ¢ tunggul-tunggul padi sesudah panen dibakar atau didekomposisi; ¢ keringkan petakan dan biarkan tanah sampai retak sebelum diari lagi; Gejala busuk batang pada anakan mengakibatkan tanaman rebah. ¢ gunakan pemupukan berimbang; pupuk nitrogen sesuai anjuran dan pemupukan K cenderung dapat menurunkan infeksi penyakit; ¢ gunakan fungisida (bila diperlukan) yang berbahan aktif belerang atau difenokonazol. Sumber Balai Pengkajian Kalsel dan IRRI