Loading...

CARA BUDIDAYA TANAMAN SEMUSIM CENGKEH

CARA BUDIDAYA TANAMAN SEMUSIM CENGKEH
Cengkeh salah tanaman perkebunan yang dapat dimanfaatkan berbagai keperluan baik sebagai obat maupun keperluan industri yang lainya yang sangat membutuh cengkeh sebagai salah satu bahan baku, maka dari itu untuk mendapat hasil panen cengkeh yang berkualitas perlunya teknik budidaya tanaman cengkeh yang baik dan benar supaya hasil panennya mendapat kualitas yang bagus hargar jual pada cengkeh akan menjadi tinggi sesuai dengan harapan para petani cengkeh. SYARAT TUMBUH Untuk dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik, tanaman cengkeh memerlukan persyaratan lingkungan tumbuh yang spesifik.Faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap tanaman cengkeh antara lain adalah iklim, ketinggian tempat, dan jenis tanah . IKLIM Curah hujan yang optimal untuk perkembangan tanaman cengkeh adalah 1500 – 2500 mm/tahun atau 2500 – 3500 mm/ tahun Ketinggian Tempat Tanaman cengkeh dapat dibudidayakan di dataran rendah sampai dataran tinggi, namun akan lebih produktif apabila di tanam di datara rendah.Tanaman ini masih dapat berproduksi pada ketinggian tempat 0 – 900 m di atas permukaan laut (dpl).Namun demikian makin tinggi tempat maka produksi bunga makin rendah. Ketinggian tempat yang optimal untuk pembungaan tanaman cengkeh berkisar 200 – 600 m dpl. Tanah Tanah yang sesuai adalah tanah yang gembur, lapisan olah minimal 1,5 m dan kedalaman air tanah lebih dari 3 m dari permukaan tanah, Jenis tanah yang cocok antara lain andosol, latosol, regosol, dan podsolik merah.Selain jenis tanah, keasaman tanah (pH) ikut berperan dalam hal memacu pertumbuhan tanaman.Keasaman tanah yang optimum berkisar antara 5,5. TEHNIK BUDIDAYA CENGKEH Pesemaian Pembibitan Dalam memilih tempat persemaian, ada beberapa faktor yang diperhatikan 1. Tanah harus subur dan mudah diairi (terutama pada musim kemarau) 2. Tempat persemaian harus terlindungi dari angin kencang 3. Tempat strategis (misalnya mudah mengangkut benih dan dekat dengan areal tanam · Persiapan Lahan Dalam mempersiapkan lahan, yang harus dilakukan adalah: 1.Pembersihan lahan (bekas tunggak atau akar kayu yang dapat menyebabkan rayap atau jamur akar) yang kemudian dilanjutkan dengan pengolahan tanah 2.Ukuran (panjang,lebar dan kedalaman) yang biasa digunakan dalam pembuatan lubang tanam yaitu : (i) 60x60x60 cm, (ii) 80x80x80 cm, dan (iii) 1x1x1 m. Pada 2 minggu sampai 1 bulan sebelum tanam, tanah diberi pupuk kandang yang telah menjadi tanah atau kompos sebanyak 5 – 10 kg/pohon. 4. Untuk mengatur kelebihan air perlu dibuat saluran drainase yang cukup. - Penanaman Jarak tanaman yang biasa digunakan pada penanaman cengkeh tidak sama tergantung pada ketinggian dan kemiringan tanah.Jarak tanam pada tanah datar 8 m x 8 m = 156 pohon dan pada tanah agak miring minimal 6 m x 6 m = 256 pohon, atau dapat dibuat bervariasi 8 m x 6 m = 200 pohon, 6 m x 7 m = 238 pohon, 7 m x 8 m = 1 7 8 pohon . pemupukan dan pemeliharaan Setelah bibit cengkeh ditanam ke lapangan tahap selanjutnya adalah pemeliharaan.Pada tanaman cengkeh, pemeliharaan merupakan periode yang panjang, yaitu selama tanaman yang diusahakan tersebut dianggap masih menguntungkan secara ekonomis. Pengolahan lahan dan tanaman, mencakup penggeburan tanah dan sanitasi kebun . Pengaturan naungan, pada stadia awal tanaman cengkeh memerlukan naungan yaitu naungan sementara dan naungan alami. Penyulaman, waktu penyulaman sebaiknya dilakukan pada musim hujan, dengan tujuan menghindari kekurangan air,. Bibit sulaman sebaiknya berasal dari sumber benih dan umur tanaman tidak jauh berbeda dari tanaman yang telah ditanam Penyiraman, awal pertumbuhan cengkeh memerlukan kondisi tanah yang lembab setidaknya penyiraman dilakukan 2—3 kali perhari. Pemupukan pertumbuhan awal tanaman cengkeg memerlukan dua naungan yaitu naungan Pemasangan pulsa,, pemasangan pulsa bertujuan untuk untuk menjaga kelembaban tanah disekitar tanaman dan memberikan kondisi yang lebih baik bagi pertumbuhan akar. Pemupukan, pemupukan diberikan dua kali dalam setahun Pemupukan diberikan 2 kali dalam setahun, yaitu saat awal musim hujan (akhir musim kemarau) dan saat awal musim kemarau (akhir musim hujan).Jenis pupuk yang diberikan dapat berupa pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) dan pupuk anorganik, baik tunggal maupun berupa pupuk majemuk dalam bentuk butiran maupun tablet. HAMA DAN PENYAKIT Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman cengkeh diantaranya: Kutu Daun ( Coccus virid) Penggerek ranting/batang (Xyloborus sp) Kepik Helopeltis (Helopeltis sp) PASCA PANEN Pengeringan dapat dilakukan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan pengering buatan.Bunga cengkeh yang akan dijemur dihamparkan pada alas tikar,anyaman bamboo gribig, atau plastik, atau pada lantai jemur yang diberi alas plastic.Selama proses pengeringan, cengkeh dibolak balik agar keringnya merata.proses pengeringan dianggap selesai apabila warna bunga cengkeh telah berubah menjadi coklat kemerahan,mengkilat, mudah dipatahkan dengan jari tangan dan kadar Pengeringan dapat dilakukan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung atau menggunakan pengering buatan.Bunga cengkeh yang akan dijemur dihamparkan pada alas tikar,anyaman bamboo gribig, atau plastik, atau pada lantai jemur yang diberi alas plastic.Selama proses pengeringan, cengkeh dibolak balik agar keringnya merata.proses pengeringan dianggap selesai apabila warna bunga cengkeh telah berubah menjadi coklat kemerahan.(Purnomojati Anggoroseto, SP, MSi.) (Sumber: Halijah, 2019. Budidaya Cengkeh, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Papua Barat Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementrean Pertanian)