Loading...

Cara Menanam Bibit Kelapa

Cara Menanam Bibit Kelapa
Saat ini tanaman kelapa dalam tersebar luas di semua dataran Indonesia dengan jumlah beragam. Kabupaten Kepulauan Selayar salah satunya, tanaman Kelapa Dalam merupakan tanaman perkebunan utama dan diwariskan dari generasi ke generasi. Tanaman kelapa juga merupakan tanaman budaya karena dijadikan mahar dalam pernikahan, makin banyak jumlah pohon kelapa sebagai mahar maka dianggap makin tinggi derajatnya.Oleh karena itu, budidaya tanaman kelapa masih mendominasi materi penyuluhan utamanya untuk cara menanam kelapa dalam karena umumnya petani hanya menanam langsung biji kelapanya. Berikut adalah tahapan budidaya tanaman kelapa dalam :Penanaman1. Persiapan Lahana. SituasiPada lahan yang miring pembuatan teras akan sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya erosi.Pada lahan-lahan dimana air sering kali menggenang untuk selama beberapa hari setelah hujan, pembuatan saluran-saluran drainase sangat dianjurkan. b. Kondisi- Untuk lahan yang berasal dari hutan (primer dan sekunder), pohon-pohonan dan semak-semak harus dipotong dan dibakar (bila perlu) serta tanahnya dibajak atau dicangkul.- Untuk lahan yang ditumbuhi lalang (imperata cylindrical), tanah harus dibajak dengan traktor agar lalang dapat dibongkar. Setelah itu, dibiarkan untuk beberapa saat dan kemudian dilaksanakan penyemprotan dengan herbisida.2. Jarak TanamJarak tanam yang lazim digunakan yaitu: bujursangkar (9 m x 9 m atau 10 m x 10 m), segitiga samasisi (9 m x 9 m) dan empat persegipanjang (10 m x 9 m atau 10 m x 8 m). 3. Lubang TanamLubang tanam harus dibuat 2-3 bulan sebelum bibit dipindahkan. Ukuran lubang berkisar antara 0,6 m x 0,6 m x 0,6 m sampai 1 m x 1 m x 1m.5. Cara Menanama. Menanam bibit kitriBibit kitri ditanam berdiri tegak di tengah-tengah lubang. Kedalaman menanam 15-20 cm dari permukaan tanah. Pangkal batang jangan terlalu tertimbun karena titik tumbuh masih berada di bawah.b. Menanam bibit polybagSebelum diangkat ke tempat penanaman, bibit polybag harus disiram lebih dahulu secukupnya. Akar yang melewati/atau menembus polybag harus dipotong.Masukkan bibit ke dalam lubang dengan hati-hati. Letak bibit di tengah-tengah lubang (bila ajir terletak di tengah lubang) atau pada arah yang sama terhadap ajir (bila ajir terletak 10 cm dari tepi lubang).Kantong polybag disobek setelah bibit beada dalam lubang, kemudian bibit ditimbun tanah yang telah dicampur pupuk P, sampai padat. - Pupuk Fosfat diberikan selang sebulan dan waktu pemberiannya pada setiap kali pemupukan adalah dua minggu sebelum pemberian pupuk lainnya, dan harus dicampur dengan baik/merata dengan tanah- Untuk pupuk Nitrigen boleh digunakan Urea ataupun ZA- Penambahan 0,1-1,0 gram borax pada bulan kedua dan kelima sangat dianjurkan.Penimbunan tanah sebaiknya sedemikian rupa sehingga permukaan polybag berada 5 cm di bawah permukaan lubang. Pemberian mulch sekitar lubang sangat dianjurkan karena akan dapat mempertahankan kelembaban tanah dengan baik.Waktu tanam yang tepat adalah pada awal musim hujan, setelah hujan turun secara teratur dan cukup untuk membasahi tanah (curah hujan selama 30 hari mencapai 250 mm). Ditulis Oleh : Andi Maulana, SP., MP.Penyuluh Pertanian MadyaWIBI : Kabupaten Kepulauan Selayar