Materi : Cara Menanam Cabe dalam Polybag Cabe meruapak salah satu komoditi pertanian yang harganya sangat berfluktuasi. Apa lagi menjelang hari-hari besar seperti lebaran, harga cabe pasti melonjak. Hal ini yang memancing orang untuk menanam cabe, baik untuk di jual maupun sekedar untuk persediaan sendiri. Sayangnya bagi yang tinggal di perkotaan ketersediaan lahan untuk bercocok tanam sangat terbatas. Namun hasil bias disiasati dengan menanam cabe dalam pot atau polybag. Pemilihan benih Saat ini terdapat varietas local hasil seleksi, produktivitasnya pun lebih baik daripada varietas local tanpa seleksi. Cara menanm cabe local lebih sederhana dan anti ribet dibandingkan cara menanam cabe hibrida. Penyemaian benih Cara menanam cabe dalam polybag sebaiknya tidak langsung dilakukan dari beni atau biji. Pertama-tama benih cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Proses penyemaian ini untuk menyeleksi pertumbuhan benih, memisahkan benih yang tumbuhnya kerdil, cacat atau berpenyakit. Selain itu juga untuk menunggu kesiapan bibit sampai cukup tahan di tanam di tempat yang lebih besar. Tempat persemaian bias berupa polybag ukuran kecil (8x9 cm), daun pisang, baki tray) persemaian atau petakan tanah. Cara membuat media persemaian yang paling ekonomis adalah menyiapkan petakan tanah untuk media persemaian. Buat petakan tanah dengan ukuran secukupnya, campurkan kompos dengan tanah lalu aduk hingga rata. Butiran tanah dibuat sehalus mungkin agar perakaran bias menembusnya dengan mudah. Buat ketebalan petak antara 5-10 cm, diatasnya buat tarikan dengan jarak 10 cm. Masukan benih cabe dalam larikan dengan jarak 7,5 cm kemudian disiram untuk membasahi tanah dan tutup dengan abu atau tanah. Setelah itu tutup dengan karung goni basah selam 3-4 hari, pertahankan agar karung goni tetap basah. Pada hari ke-4 akan muncul bibit dari permukaan tanah, kemudian buka karung goni. Tanaman cabe siap dipindahkan ke polybag besar setelah berumur 3-4 minggu atau tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun.Penyiapan media tanam Cara mewnanam cabe dalam polybag bias menggunakan media tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, dan lain-lainnya. Beberapa contoh komposisi media tanamdiantaranya adalah (1) campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2 :1, (2) campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1 atau (3) campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1. Pemindahan bibit Setelah bibit tanaman dan media tanam siap, pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian ke dalam polybag. Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Apabila persemaian dilakukan dia tas polybag atau daun pisang, copot polybag dan daun pisang lalu masukkan seluruh tanah dalam tempat persemaian ke dalam lubang tanam. Pemeliharaan dan perawatan• PemupukanBerikan pemupukan tambahan dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag setiap bulannya. Atau apabila ingin menanam cabe secara organik, sebagai gantinya semprotkan pupuk organik cair pada masa pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah.• PenyiramanTanaman cabe sebaiknya di siram sekurang-kurangnya 3 hari sekali.• PengajiranSetelah tanaman cabe tumbuh sekitar 20 cm, berikan air bambu.• PerompesanTunas-tunas muda yang tumbuh diketiak daun sebaiknya di hilangkan (dirompes). Perompesan di mulai pada hari ke-20 setelah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali hingga terbentuknya cabang.• Hama dan penyakitPenggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan apabila tanaman terlihat terserang hama atau sakit. Pemanenan Umur cabe dari mulai tanam hingga panen bervariasi tergantung jenis varietas dan lingkungan. Masa panen terbaik adalah saat buah belum sepenuhnya berwarna merah, masih ada garis hijaunya. Buah seperti ini sudah masuk bobot yang optimal dan buah cabe masih bias tahan 2-3 hari sebelum terjual oleh pedagang di pasar.