Loading...

Cara mengatasi penyakit scabies pada kambing

Cara mengatasi penyakit scabies pada kambing
Cara MengatasiPenyakit Scabies Pada Kambang Penyakit Scabies atau yang dikenal dengan penyakit gudikini adalah penyakit kulit pada ternak yang disebabkan oleh parasit tungau. Penyakit Kambing ini adalah salah satu penyakit menular yang sering ditemukan. Ditandai adanya radang pada kulit dengan disertai keropeng dan juga rontoknya bulu pada daerah yang terserang penyakit. Gejala Sarcoptes scabiei menyukai bagian tubuh yang jarang rambutnya, misalnya daerah telinga, tumit, selapaha dan ambing. Hewan terlihat tidak tenanga akibat rasa gatal dengan menggaruk atau menggosokkan pada benda Rambut rontok dan patah-patah akibat sering menggaruk pada bagian yang gatal. Penebalan kulit (keropeng), kulit bersisik dan diikuti terjadinya eruntuhan jaringan Nafsu makan hewan turun, akan diikuti penurunan berat badan tampak Pada kasus yang berat dapat mengakibatkan kematian. PengobatanPenyakit Scabies Pengobatan dilakukan dengan pemberian Ivermectin dengan cara suntik Dosis yang diberikan umunya 1 ml untuk 20 kg bobot kambing. Pemberian dosis injeksi harus dikonsultasikan dengan dokter hewan. Injeksidiulang 10-14 hari kemudian dari injeksi yang pertama. Masa 10-14 hari adalahwaktu yang diperlukan untuk sebuah telur tungau Sarcoptess cabiei yang mungkin masih tersisa untuk menetas..Bila pada penyuntik kan pertama penyakit belum sembuh, bias diberikan dosis pengulangan pada 10-14 hari setelah suntikkan pertama. Perlu diingat bahwa ternak yang diambil susunya perlu hati-hati dalam pemberian i vermectin. Withdrawl time atau masa bebas obat dari ivermectin adalah 30 hari. Pemberian amitraz untu membasmi parasit tungau juga bias Obat ini merupakan satu satunya senyawa golongan formal dehid yang digunakan untuk ektoparasit. Mekanisme kerjanya dengan cara menghambat enjima monoamine-oxidase dan sintesis prostaglandin. Amitraz bertindak juga sebagai antagonis dari reseptoroktopamin. Enjima monoamine-oxidase menjadi katalisator pemecahanamin-nemotransmitter di dalam parasit seperticaplak dan tungau. Sedangkan octopamin dapat meningkatk anototparasit. Mungkincontohpengobatan scabies yang terakhiriniseringdijumpaidilapangan, terutama pada peternakanrakyat. Pengobatanparasittungaumenggunakanolibekas. Caranyaadalaholidioleskan pada daerahataukulit yang terserangpenyakit. Beberapakasusmungkinbisasajasembuhdengancarapengobatanini. Kemungkinankesembuhanterjadikarenaparasittidakmendapatkan oxygen yang melanjutdengan anoxia hinggaakhirnyaparasitmati. PengobatanTradisional Selainpengobatanmediskomersial, pengobatantradisionaldapatdilakukan. Untukkasusringan kami menggunakanolibekas + belerang + minyakkelapa (minyak goreng), dimasaklakudidinginkan Untukkasus yang parah kami menggunakan2 literminyak goreng + Decis (obatseranggauntuktanaman / insektisida) 50 ml + olibekas 50 ml. Pada kasus yang parahdimanakudissudahmenyerangseluruhtubuhkambing, ramuaninidiberikan 2 minggu (14 harisekali). Dalamsatubulankambingtersebutsembuh total darikudisnya. . Sebelumdiobatiadabaiknyakambingdimandikandengansabunsampaibersih. Laludijemursampaikering. Ramuandiatasdioleskanataudiaplikasikan pada bagian yang terinfeksi. Hindarikontakdenganmatakambing, kambingdiisolasi di kandangtersendiri. MacamKudis Kudisringan, ditandaidenganbintik-bintikkecil dan keras Kudisnanah, ditandaibintik-bintikbesar yang didalamnyamengantungnanah. Biasamenyerangambingkambing. Kudistebal (kudiskeket), menyerangmulaidaritelinga dan kaki. Sulituntukdisembuhkan. Sehinggaharusdipotong (amputasi). Pencegahan Sekalipunterdapatberbagaimacamobatmengatasikudis, mencegahlebihpentingdaripadamengobati. Beberapalangkahpencegahan yang dilakukanpeternak: Menjagakebersihankandang dan peralatan.. Hindarikambingdari air hujan. Isolasi dan observasi (karantina) kambing yang barumasuk. Segeraisolasi dan obatikambing yang terinfeksi. Menjagakebutuhanpakankambing agar tetapterpenuhi. Demikianbeberapa Cara MengatasiPenyakit Scabies Pada Kambing. Perludiingatbahwasebelummenentukandiagnosabahwaternakterserangpenyakit scabies, sebaiknyapastikanduludengandiagnosal PENULIS NURHAEDA JASMAN PPL KEL UJUNG LARE