Loading...

Cara Pembuatan Pupuk Kompos Dari Batang Jagung

Cara Pembuatan Pupuk Kompos Dari Batang Jagung
CARA MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI BATANG JAGUNG Pengolahan batang jagung menjadi pupuk kompos memang masih belum populer dikalangan petani Indonesia, padahal jika petani kita dapat mengolahnya Maka dari itu kita akan membagi ilmu tentang bagaimana cara mengolah batang jagung menjadi pupuk kompos. Berikut ini cara membuat pupuk kompos dari batang jagung. 1. Menyiapkan bahan untuk pengomposan batang jagung • EM4 bisa digunakan untuk mempercepat proses pengomposan. • Dedak atau bekatul untuk memperkaya unsur kompos nantinya. • Kotoran hewan bisa digunakan sebagai pengganti dedak, karena kadang dedak sulit didapatkan dan harganya sudah tidak ekonomis lagi. 2. Memotong batang jagung menjadi lebih kecil Memang agar lebih cepat proses pengomposan, batang jagung harusnya dicacah dan dibuat menjadi lebih kecil. Meskipun proses ini krusial, namun bisa dilewatkan, bila proses pengomposan tidak dikejar oleh sebuah target. Misal tidak begitu membutuhkan kompos dalam jangka pendek, maka jangka pengomposan bisa lebih fleksibel. Namun akan lebih baik bila batang jagung dilakukan pencacahan, sehingga bisa mempercepat proses pengomposan. Bila hal ini dilakukan waktu 2 minggu bisa didapatkan kompos dari batang jagung ini. Namun bila tanpa pencacahan, proses pengomposan bisa menjadi lebih lama lagi. 3. Mengolah batang jagung dengan bahan untuk pengomposan Buat lapisan pertama tumpukan batang jagung dengan ketinggian sekitar 20-25cm. Kemudian tabur dedak diatasnya atau ganti dengan kotoran hewan. Kemudian buat lapisan kedua, dan seterusnya, sampai ketinggian batang jagung menjadi satu meter. EM4 yang sudah dioplos bisa diberikan di setiap lapisan batang jagung tadi. Ini bila batang jagung tersebut dicacah menjadi lebih kecil. Meskipun caranya sama, hanya karena pengomposannya lebih lama, maka sebuah lubang akan dibutuhkan untuk pengomposan alami dengan bantuan mikroorganisme pada tanah. Hal ini dilakukan untuk mematangkan proses pengomposan. 4. Memulai proses pengomposan Tumpukan batang jagung setinggi satu meter tadi ditutup dengan terpal atau plastik. Usahakan batang jagung tidak terkena sinar matahari atau air hujan selama proses pengomposan. Boleh dibilang proses pengomposan ini dikenal sebagai proses fermentasi. Untuk mengolah sampah organik menjadi kompos, 5. Membalikan batang jagung setiap minggunya Untuk meratakan proses pengomposan, batang jagung perlu dibalik tiap minggunya. Biasanya kompos sudah jadi setelah empat minggu. Jika menggunakan EM4 bisa lebih singkat menjadi dua minggu. Tanda kalau proses pengomposan berhasil, warna batang jagung berubah menjadi coklat kehitaman, konturnya lebih rapuh, dan tidak berbau. Jika sudah jadi, kompos sudah dapat digunakan bersamaan saat pengolahan ladang jagung. Atau bisa disimpan dalam karung, setelah dikeringkan terlebih dahulu. Demikian cara membuat pupuk kompos dari batang jagung, semoga bermanfaat. Sekian dan terimakasih. PENULIS : NUR’ANNI (THLTBPP) KELURAHAN LANNA KECAMATAN PARANGLOE