Cara Seleksi Benih Padi Dengan Indikator Telur dan Garam
Dari perlakuan petani tidak sedikit ketika memperoleh benih bantuan ataupun benih yang di ambil dari panen musim sebelumnya langsung di rendam dalam air untuk memisahkan antara benih hampa dan yang bernas, dari perlakuan tersebut diperoleh benih yang menurut petani baik, akan tetapi dari pengalaman yang ada didapatkan pertumbuhan benih padi yang tidak seragam dan menghasilkan produksi yang tidak maksimal, ini terjadi karena ternyata benih yang didapat tidak memenuhi syarat tumbuh terbaik atau indikasi retak dan hampa masih mengalami tenggelam didasar. Saat ini ada cara yang bisa dipilih oleh petani dalam memperoleh benih unggul terbaik yaitu dengan cara memilih benih unggul padi bernas menggunakan indikator telur dan garam, cara ini bertujuan untuk memisahkan benih yang bernas dari benih yang jelek. Caranya sangat mudah yaitu dengan hanya menyediakan air, garam, telur, wadah (ember) dan benih. Berikut tahapan perlakukannya : - Siapakan wadah, wadah yang di gunakan boleh ember atau wadah yang akan diisi air, garam, telur dan benih padi yang siap di seleksi. - Masukkan air kedalam wadah. Tes awal masukkan sebutir telur ke air dan telur akan tenggelam ke dasar air, ini terjadi karena berat jenis telur lebih besar dari berat jenis air. - Masukkan garam ke dalam air (ini bertujuan agar berat jenis garam menjadi meningkat). masukkan garam disertai dengan diaduk-aduk biar lebih cepat larut, dan tambahkan garam hingga telur bila di masukkan akan terapung ke permukaan air. - Masukkan telur kedalam air. Apakah mengapung? bila belum maka tambahkan lagi garam, dan bila sudah mengapung maka pemberian garam di hentikan (umumnya telur mengapung pada perbandingan 20 gram garam setiap 1 liter air) - Keluarkan telur yang sudah dalam ke adaan mengapung - Masukkan benih kedalam larutan garam. Benih yang bernas akan tenggelam, benih yang hampa dan retak akan mengapung. - Buang benih yang mengapung. - Pilih benih yang tenggelam sempurna untuk di jadikan benih. - Cuci bersih dan tiriskan benih yang tenggelam tadi. Bila sudah melakukan cara seperti di atas, maka diperoleh benih bernas bermutu dan berkualitas. Penulis : Eko Mulyo Suyono, SP