Loading...

Cara Tanam Padi Sawah Sistem Jajar Legowo di Desa Nginamanu Kec. Wolomeze Kab. Ngada

Cara Tanam Padi Sawah Sistem Jajar Legowo di Desa Nginamanu Kec. Wolomeze Kab. Ngada
CARA TANAM PADI SAWAH SISTEM JAJAR LEGOWO Latar Belakang Program pemerintah untuk meningkatkan produksi padi Dalam rangka meningkatkan produksi padi dibutuhkan teknologi yang dapat mengoptimalkan sumberdaya alam baik cahaya, air, tanah dan lainnya TUJUAN Membuktikan peningkatan populasi pada pola tanam jajar legowo Menerangkan jarak tanam 20, 10, 40 pada jarak tanam jajar legowo Menerangkan cara tanam jajar legowo dengan media penyuluhan DEFENISI ; Kata “Legowo” diambil dari bahasa Jawa yakni : LEGO artinya “ LUAS” dan DOWO artinya “PANJANG” Dalam Bidang Pertanian, Jajar Legowodi artikan sebagai cara tanam padi sawah yang memiliki dua barisan tanaman kemudian diselingi oleh 1 baris kosong dimana jarak tanam pada barisan pinggir ½ kali jarak tanaman pada baris tengah. Ada 5 tipe cara tanam jajar legowo yakni 2 : 1, 3 : 1, 4 : 1, 5 : 1, dan 6 : 1. Jajar Legowo 2:1 adalahCara tanam padi dimana setiap dua baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar baris sedangkan jarak tanaman dalam barisan adalah setengah kali jarak tanam antar barisan. Dengan demikian jarak tanam pada sistem jajar legowo (2 : 1) adalah 20 cm (antar barisan) X 10 cm (barisan pinggir) X 40 cm (barisan kosong). Dengan sistem jajar legowo (2 : 1) seluruh tanaman dikondisikan seolah-olah menjadi tanaman pinggir. 10 cm 20 cm 40 cm 20cm 10 cm Jajar Legowo 3 : 1 adalah Cara tanam padi dimana setiap tiga baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong(40 cm). Dengan demikian jarak tanam pada sistem jajar legowo (3 : 1) adalah 20 cm (antar barisan) X 10 cm ( dua barisan pinggir) dan 20 cm x 20 cm ( satu barisan tengah ).Sistem jajar legowo (3 : 1) duabaris tanaman dikondisikan seolah-olah menjadi tanaman pinggir dan satu barisan tanaman berada di tengah. 10 cm 20 cm 20c 40 cm 20cm 20 cm Jajar Legowo 4 : 1 adalah Cara tanam padi dimana setiap empat baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong(40 cm). Dengan demikian jarak tanam pada sistem jajar legowo (4 : 1) adalah 20 cm (antar barisan) X 10 cm (dua barisan pinggir) dan 20 cm x 20 cm ( satu barisan tengah ). Sistem jajar legowo (4 : 1) dua baris tanaman dikondisikan seolah-olah menjadi tanaman pinggir dan dua barisan tanaman berada di tengah. 10 cm 20 cm 20c 20c 40 cm 20cm 20cm 20 cm Jajar Legowo 5 : 1 adalah Cara tanam padi dimana setiap lima baris baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong(40 cm). Jajar Legowo 6 : 1 adalah Cara tanam padi dimana setiap 6 baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong (40 cm). Prinsip Jajar Legowo Meningkatkan populasi tanaman dengan mengatur jarak tanam Merupakan suatu upaya memanipulasi lokasi pertanaman Tanaman padi yang berada dipinggir memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang lebih Memberikan hasil produksi dan kualitas gabah yang lebih tinggi MANFAAT DAN TUJUAN LEGOWO menciptakan Tanaman Pinggir(border effect) Teknologi Legowo merupakan Rekayasa teknik tanam dengan mengatur jarak tanam antar rumpun dan antar barisan sehingga terjadi pemadatan rumpun padi dalam barisan dan melebar jarak antar barisan sehingga seolah-olah rumpun padi berada dibarisan pinggir dari pertanaman Turbulensi Udara Sirkulasi udara ke setiap tanaman semakin baik dan merata ,disamping itu penyerapan unsur hara dalam tanah oleh tanaman semakin besar Peningkatan Fotosintesis Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan. Semakin banyak sinar matahari yang mengenai tanaman, maka proses fotosintesis oleh daun tanaman akan semakin tinggi sehingga akan mendapatkan bobot buah yang lebih berat. Mengurangi kemungkinan serangan hama terutama tikus. Pada lahan yang relatif terbuka, hama tikus kurang suka tinggal di dalamnya Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit Posisi orang yang melaksanakan pemupukan dan pengendalian hama / penyakit bisa leluasa pada barisan kosong di antara 2 barisan legowo. Menambah Populasi Untuk sistem tanam Legowo 2:1 = (20 x 10 cm) x 40 cm, gunakan bambu ukuran 0,6 m x 1 m sehingga didapatkan 2 baris kali 10 baris tanaman = 20 rumpun per 0,6 m2 = 33 rumpun per meter persegi. Untuk sistem tanam Legowo 2:1 = (25 x 12,5 cm) x 50 cm, gunakan bambu ukuran 0,75 m x 1 m sehingga didapatkan 2 baris kali 8 baris tanaman = 16 rumpun per 0,75 m2 = 21 rumpun per meter persegi.