Loading...

Cendawan Entomopatogen

Cendawan Entomopatogen
Oleh Muhamad Prastiyo, SP Cendawan entomopatogen adalah organisme heterotrof yang hidup sebagai parasit pada serangga. Cendawan entomopatogen merupakan salah satu jenis bioinsektisida yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama tanaman. Cendawan entomopatogen termasuk dalam enam kelompok mikroorganisme yang dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida, yaitu cendawan, bakteri, virus, nematoda, protozoa dan ricketsia. sebagai salah satu contoh dari cendawan entomopatogen adalah Cendawan Beauveria spp dan Metarrhizium spp dikenal sebagai cendawan yang cukup efektif falam pengendalian berbagai jenis serangga hama khususnya pada tanaman pangan. Serangga inangnya seperti : wereng coklat, wereng hijau, penggerek batang, walang sangit dan hama putih. Perkembangannya juga sangat dipengaruhi suhu yang sesuai (22-30oC). Inokulum cendawan Metarrhizium dan Beauveria spp yang menempel pada tubuh serangga inang akan tumbuh dan berkembang menembus kulit dan berkembang, cendawan akan menghasilkan zat metabolik (antibiotika) sehingga mikroorganisme lain tidak dapat hidup. Serangga yang mati akan terasa keras seperti mummi, akhirnya cendawan akan membentuk konidiospora berwarna hijau (Metarrhizium) dan berwarna putih seperti kapur (Beauveria spp). Sumber : Witnu Susanto, SP, 2020 Buku pedoman teknik peebayakan pengrmbangan agens hayati dan pestisida nabati, BPTPH Kalimantan selatan. https://id.wikipedia.org/wiki/cendawan-entamopatogen