Chooirul seorang Petani Muda berusia 32 tahun yang terinspirasi menjadi petani dari game Harvest Moon. Petani Milenial dari Pasir Calung, Ngamprah Kab. Bandung Barat dengan komoditi Hortikultura seperti Timun Kyuri, Paprika, Selada Romain dan Asparagus di lahan garapan 1 Ha open field dan 1 Ha Green House. Pria lulusan SPMA ini sempat Magang di Taiwan untuk belajar Pertanian juga sempat bekerja di perusahaan start up hingga akhirnya memutuskan bergabung menjadi Petani Milenial tahun seleksi 2022 setelah gagal pada tahap seleksi di tahun seleksi 2021, dengan motivasi untuk mendapatkan teman-teman baru sesama petani muda, Chooirul melihat ilmu, potensi dan power besar pada Program Petani Milenial Jawa Barat. Selain mendapatkan Bimbingan Teknis dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, support dari Dinas Kabupaten serta bimbingan dari Penyuluh Pertanian yang sangat kooperatif, terutama dukungan dari sesama Petmil membuat dinamika dalam bertani terasa menjadi mudah, dan diakuinya semenjak menjadi Petani Milenial Jawa Barat pendapatannya sebagai petani mengalami peningkatan. Chooirul yang mengaku telah jatuh cinta dengan dunia pertanian, menyampaikan pesan kepada para petani muda bahwa menjadi petani tidaklah instant, prosesnya panjang dan harus bekerja keras, terpenting banyak belajar dari petani-petani senior. Yang menarik dari Chooirul, ia percaya bahwa Tanaman meski tidak berbicara, namun mereka mampu merasakan, penting untuk membangun chemistry dengan tanaman dengan cara sering dilewati, disentuh, diberi lantunan dziqir dan mengaji dipercaya berpengaruh dalam pertumbuhan tanaman. Red: Siti Nur Astuti (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)