Loading...

Daknf Perkuat Layanan Operasional Bpp

Daknf Perkuat Layanan Operasional Bpp
Periode hari berputar memasuki 21 Mei 2025, jarum jam menunjukan 14:20 WIB di Kantor UPT BPP Bukit Batu. Meja disusun rapi, pertemuan bulanan penyuluh pertanian di lingkup wilayah Kecamatan Bukit Batu telah dimulai. Pada acara ini hadir Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Tatik Suprapti, SP beserta Silvawana, SP. Kepala UPT BPP, Maryanto, A.Md beserta seluruh penyuluh pertanian Kecamatan Bukit Batu telah hadir dan berpartisipasi dalam pertemuan. Pada acara ini, Ibu Tatik membahas mengenai dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pusat. DAK adalah salah satu jenis dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah di Indonesia. DAK digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang bersifat khusus dan prioritas nasional, dapat berupa DAK Fisik (DAKF) dan DAK Non Fisik (DAKNF). DAK Fisik dialokasikan kepada daerah untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik bangunan, misalnya pembuatan sarana dan prasarana pertanian. Sementara DAK Non Fisik digunakan untuk kegiatan-kegiatan seperti pelatihan, sosialisasi, dan pendampingan petani. Bidang Penyuluhan memperoleh DAKNF Tahun 2025. Dana tersebut digunakan untuk membiayai layanan operasional Balai Penyuluhan Pertanian di tiap Kecamatan. DAKNF untuk membiayai pengelolaan data pertanian berupa data potensi wilayah, laporan bulanan luas tanam dan luas panen, laporan data komoditas tanaman pangan dan hortikultura. DAKNF ini juga guna melengkapi informasi data di Balai Penyuluhan Pertanian. Hal tersebut meliputi struktur organisasi UPT BPP, peta wilayah kerja, grafik luas tanam, luas panen serta produktivitas pertanian. Biaya fasilitas internet untuk kegiatan penyuluhan pertanian secara daring di BPP juga masuk dalam hitungan. Hal tersebut guna percepatan updating data melalui aplikasi Simluhtan dan cyber extension. Bisa juga untuk memperbaiki data kelembagaan petani dan data penerima pupuk subsidi. DAK Non Fisik bisa untuk melakukan Sekolah Lapang Tematik (SLT), Kursus Tani dan Farm Field Day (FFD). SLT adalah program pendidikan berbasis pengalaman yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani melalui pendekatan tematik. SLT bertujuan memberdayakan masyarakat pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kemampuan teknis petani. Kursus tani (KT) adalah program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam berbagai aspek pertanian. Kursus tani dapat mencakup topik pertanian organik, yaitu metode pertanian yang tidak menggunakan bahan kimia sintetis. Topik pengendalian hama dan penyakit tanaman yang efektif ramah lingkungan. Farm Field Day (FFD) yaitu acara lapangan pertanian untuk memamerkan teknologi, inovasi, dan praktik pertanian terbaru. FFD bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, melalui demonstrasi dan pelatihan langsung di lapangan. “Terima kasih Pemerintah Pusat, anggota kelompok tani memperoleh pengetahuan serta keterampilan dari pelatihan yang terlaksana melalui DAKNF. Harapannya melalui kegiatan ini bisa meningkatkan produksi pertanian, serta menghasilkan sumber daya manusia pertanian yang pintar dan tangguh.” Pungkasnya.