Loading...

DAVID S.K KETUA KELOMPOK TANI MESAKADA DARI KECAMATAN MAMASA, SULAWESI BARAT

DAVID S.K  KETUA  KELOMPOK TANI MESAKADA DARI KECAMATAN MAMASA,  SULAWESI BARAT
DAVID S.K KETUA KELOMPOK TANI MESAKADA DARI KECAMATAN MAMASA, SULAWESI BARAT Usaha Sayuran Organik dalam Rangka Menuju Sentra Pengembangan Sayuran Dataran Tinggi di Kabupaten Mamasa Pemerintah Kabupaten Mamasa dibawah kepemimpinan Obednego Depparinding sejak terpilih sebagai Bupati Mamasa menitikberatkan prioritas pembangunan pada ekonomi kerakyatan dimana pertanian sebagai prioritas yang harus dikedepankan karena sebagian besar (80 % ) penduduk Kabupaten Mamasa adalah sebagai petani. Melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Mamasa, Kepala BP4K Kab. Mamasa Ir. Edy Muliono, MH menyatakan "bahwa untuk menjadikan Kabupaten Mamasa sebagai sentra pengembangan sayuran dataran tinggi maka Kecamatan Mamasa merupakan salah satu daerah yang potensial karena kondisi agroklimat seperti iklim, tanah dan dengan ketinggian 1.000 - 1.400 meter dpl sangat sesuai untuk pengembangan sayuran dataran tinggi ini ". Adalah David, S.K sebagai Ketua Kelompok Tani Mesakada dari dusun Rante Lemo Desa Bubun Batu Kecamatan Mamasa, bersama 31 orang anggota kelompok taninya, petani David telah mengusahakan budidaya sayuran dataran tinggi secara organic sejak tahun 2008 untuk memenuhi kebutuhan konsumen domestic di sekitar Ibukota Kabupaten Mamasa. Lokasi pertanaman sayuran Kelompok Tani Mesakada ini berada pada satu hamparan lokasi yang luasnya sekitar 3,6 ha dengan menggunakan system teras bangku karena terletak pada lereng gunung disekitar Dusun Rante Lemo. Peran dari penyuluh BP3K Kecamatan Mamasa bagi anggota kelompok tani Mesakada adalah telah memberikan bimbingan mengenai pembuatan teras bangku, budidaya sayuran secara organic dan pembuatan pupuk organik. Kegotongroyongan "Dalam kehidupan berkelompok maka kebersamaan dan kegotongroyongan adalah hal yang harus terus dijaga",kata David Ketua KT. Mesakada. Adapun kegiatan gotong royong yang terus dilakukan adalah membersihkan saluran air, perbaikan dan pemeliharaan jalan usaha tani, bekerjasama dalam pengolahan tanah dan penanaman. David yang juga sebagai ketua Gapoktan Tunas Harapan di Desa Bubun Batu ini sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah baik berupa dana misalnya PUAP dalam tahun 2011 ini agar dapat mengembangkan usahanya dalam skala yang lebih luas lagi.