Loading...

DELAPAN JURUS ANTISIPASI OPT TIKUS

DELAPAN JURUS ANTISIPASI OPT TIKUS
DELAPAN JURUS ANTISIPASI OPT TIKUSPemalang sebagai kabupaten penyangga pangan di Jawa Tengah nomor urut 5 (lima) terus melakukan desiminasi teknologi pada para petani dalam berbudidaya padi untuk meningkatkan produksi dan produktivitas. Iniovasi teknologi yang telah disampaikan pada para petani antara lain Sistim tanam Jarwo, Jarwo Super, Tabela, SRI, Salibu dan Haston. Demikian juga dengan pengaolahan lahan dan pemanenan, melalui Kelompok tani telah di bantu traktor, mesin pompa air, alat tanam trasplenter serta combine harvester untuk alat panen.Upaya-upaya tersebut akan sangat membantu peningkatan produksi, effisiensi dan kehilangan hasil manakala organisme pengganggu tanaman (OPT) dapat diminimalisir sehingga kerugian dan hilangnya produksi dapat ditekan. Banyak OPT yang menyerang tanaman padi tapi hama tikus merupkan hal yang paling sulit dikendalikan dan menjadi musuh utama petani. Oleh karena itu hama tikus merupakan prioritas untuk penanggulangannya. Berbagai cara mengatasi salah satu hewan pengerat ini. Satu metode saja sulit untuk menanggulangi, harus dilakukan secara kombinasi dan terus menerus. Berikut ini berbagai cara yang bisa yang dapat dilakukan untuk menumpas tikus.GropyokanKegiatan ini dilakukan pada awal musim tanam bersama seluruh petani. Lakukan berbagai cara untuk menangkap/membunug tikus seperti penggalian sarang, pemukulan, penjeratan, pengoboran amlam, perburuan dengan anjing dan seterusnya.Tanam SerempakDalam satu hamparan seli tanam dan panen antar petani diharapkan tidak lebih dari 2 (dua) minggu. Hal ini dimaksudkan untuk membatasi ketersediaan pakan padi generative sehingga tidak terjadi perkembangbiakan tikus yang terus menerus.Sanitasi LahanPembersihan lahan dilakukan selama musim padi, yaitu dengan cara memebersihakan gulma dan semakbelukar pada habitat utama tikus termasuk didaerah tanggul irigasi, jalan sawah, batas perkampungan, pematang, parit dan saluran irigasi. Tinggi pematang irigasi diusahakan tidak lebih 30 cm supaya tidak dijadikan rumah tikus.PengemposanPengemposan yang benar dan tepat dapat membunuh tikus dewasa dan anak-anaknya. Alat emposan banyak yang sudah di modifikasi petani untuk memberikan tekanan asap supaya sampai lubang yang paling dalam. Hal yang perlu dicermati adalah cara menutup lubang keluar.Trap Barrier System (TBS)TBS merupakan alat perangkap tikus yang dilakukan pada daerah endemik tikus dengan pola tanam serempak. TBS berukuran 20 x 20 m dapat mengamankan tanaman padi dari serangan tikus seluas 15 ha.Linier Trap Barrier System (LTBS)LTBS berupa bentangan pagar plastic/terpal setinggi 60 cm, ditegakkan dengan ajir bamboo setiap jarak 1 meter, dilengkapi bubu perangkap setiap jarak 20 m dengan pintu masuk tikus berselang-seling arah. LTBS dipasang di daerah perbatasan habitat tikus atau pada saat ada migrasi tikus. Pemasangan dipindahkan setelah tidak ada lagi tangkapan tikus atau sekurang kurangnya dipasang selama 3 malam.RodentisidaPenggunaan racun disarankan pada saat tidak ada tanaman. Umpan yang diberikan didaerah habitat tikus seperti tanggul irigasi, jalan sawah, pematang besar atau tepi perkampungan.Burung HantuPenggunaan musuh alami burung hantu sangat membantu mengurangi hama tikus. Kemampuannya melakukan perburuan sangat tinggi. Sayangnya burung hantu tyto alba populasinya sangat kurang dan banyak dibunuh sehingga rantai makan tidak seimbang. Burunghantu tyto alba masih ada di alam bebas, petani bisa membuat tempat bertengger setinggi 3 -3,5 meter di lahan sawah setiap luasan 0,5 hektar untuk mengundang burung hantu tyto alba datang. Bila ingiin melestarikan dan mengembangkan burung hantu tyto alba dapat membuat dan memasang rumah burung hantu (rubuha) di lahan sawah.Cara-cara LainnyaSetiap daerah bahkan setiap petani dengan kreativitasnya melakukan pemberantasan tikus berbeda-beda. Ada yang menggenangi sawahnya sampai masuk lobang rumah tikus, penjaringan, melakukan bunyi-bunyian tertentu bahkan menggunakan aliran listrik walaupun dilarang. Prinsip pngendalian tikus harus dipegang yaitu dengan berprinsip ramah lingkungan dan berisiko yang paling rendah serta biaya yang murah.Penulis : Nurul Ashar (PP Madya pada KJF Dipertanhut kabupaten Pemalang)Sumber :Sumarsono, 2016 9 Jurus Menumpas Tikus. Tabloid Sahabat Petani.GresikZakiah, 2016. Antisipasi Serangan Tikus Sawah. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Vol. 38 Nomor 2 tahun 2016. Balitbangtan. Kementan. Jakarta