Loading...

Demonstrasi Pembuatan dan Pemanfaatan Biourine/Mol Urine Sapi Empon-Empon

Demonstrasi Pembuatan dan Pemanfaatan Biourine/Mol Urine Sapi Empon-Empon

Pupuk organik cair (POC) Biourine atau Mol Urine Sapi Empon-Empon merupakan salah satu inovasi ramah lingkungan dalam bidang pertanian organik yang memanfaatkan bahan-bahan alami hasil fermentasi untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara berkelanjutan. POC ini dibuat dari bahan utama berupa urine sapi, yang diketahui mengandung unsur hara makro penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Ketiga unsur tersebut berperan besar dalam berbagai proses fisiologis tanaman, nitrogen membantu pertumbuhan daun dan batang, fosfor mendukung pembentukan akar dan bunga, sedangkan kalium meningkatkan kekuatan jaringan tanaman serta ketahanan terhadap penyakit dan cekaman lingkungan.

 

Selain urine sapi, pupuk ini juga diperkaya dengan campuran empon-empon seperti jahe, lengkuas, kunyit, kencur, dan temu ireng. Empon-empon berfungsi sebagai bahan bioaktif alami karena mengandung senyawa seperti minyak atsiri, antioksidan, dan zat antimikroba yang dapat membantu menekan pertumbuhan patogen tanaman serta merangsang sistem ketahanan alami tanaman. Kombinasi antara urine sapi dan empon-empon menjadikan POC ini tidak hanya sebagai sumber nutrisi, tetapi juga sebagai pestisida nabati alami yang dapat menurunkan ketergantungan petani terhadap bahan kimia sintetis.

 

Proses pembuatan dilakukan dengan cara menumbuk dan merebus empon-empon hingga mendidih, kemudian mencampurnya dengan bahan lain seperti urine sapi, gula merah, dan air. Campuran ini dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan difermentasi selama kurang lebih tiga minggu. Selama proses tersebut, mikroorganisme akan menguraikan bahan organik menjadi bentuk yang lebih sederhana sehingga mudah diserap oleh tanaman. Proses pembuatan Biourine dilakukan melalui fermentasi selama 2–3 minggu menggunakan bahan tambahan seperti gula merah atau molase sebagai sumber energi bagi mikroorganisme, serta aktivator dekomposer (misalnya EM4) untuk mempercepat proses penguraian bahan organik. Selama fermentasi, mikroorganisme memecah senyawa kompleks dalam urine sapi dan empon-empon menjadi senyawa sederhana yang mudah diserap oleh tanaman, menghasilkan larutan kaya nutrisi dan mikroba bermanfaat yang dapat memperbaiki struktur serta aktivitas biologis tanah.

 

Dalam penerapannya, POC Biourine dapat digunakan melalui penyemprotan ke daun, penyiraman ke tanah, atau perendaman benih dan bibit sebelum tanam, dengan pengenceran sekitar 1:10 (1 liter POC dicampur 10 liter air) agar aman dan efektif. Penggunaan secara rutin terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman, mempercepat pembungaan dan pembuahan, serta memperbaiki kesuburan tanah secara alami. Dengan demikian, POC Biourine atau Mol Urine Sapi Empon-Empon tidak hanya berfungsi sebagai sumber hara, tetapi juga sebagai solusi pertanian berkelanjutan yang mendukung produksi tanaman sehat, efisien, dan ramah lingkungan. Inovasi ini sejalan dengan prinsip pertanian organik modern yang menekankan keseimbangan ekosistem, efisiensi sumber daya lokal, dan keberlanjutan jangka panjang bagi petani.

Dalam penggunaannya, biourine harus diencerkan dengan perbandingan 1:10 (1 liter biourine dengan 10 liter air) agar aman bagi tanaman. POC ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:

  • 1. Perendaman benih atau bibit sebelum tanam agar tumbuh lebih cepat dan kuat.
  • 2. Penyiraman tanaman untuk merangsang pertumbuhan akar dan batang.
  • 3. Penyemprotan daun sebagai pupuk daun sekaligus pestisida organik alami.

Manfaat dari penggunaan Biourine/Mol Urine Sapi Empon-Empon antara lain:

1.        Merangsang pertumbuhan akar dan tunas baru sehingga tanaman lebih cepat berkembang.

2.        Berfungsi sebagai pupuk daun organik, meningkatkan fotosintesis, dan mempercepat pembentukan bunga serta buah.

3.       Bertindak sebagai pestisida nabati alami, karena kandungan empon-empon dapat menekan perkembangan hama seperti thrips tanpa merusak lingkungan.

4.        Meningkatkan kesuburan tanah melalui penambahan mikroorganisme baik yang membantu proses dekomposisi bahan organik.

5.        Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga sistem pertanian menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, Biourine/Mol Urine Sapi Empon-Empon merupakan teknologi sederhana namun efektif yang dapat diterapkan oleh petani untuk memperbaiki kualitas lahan, meningkatkan produktivitas tanaman, dan menjaga keseimbangan ekosistem pertanian secara alami.