Loading...

Demonstrasi Plot Penanaman Jagung Di Lahan Bpp Botupingge Dalam Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Dan Pembangunan Pertanian Yang Berkelanjutan

Demonstrasi Plot Penanaman Jagung Di Lahan Bpp Botupingge Dalam Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Dan Pembangunan Pertanian Yang Berkelanjutan
Sebagai Pusat informasi dan Teknologi Pertanian ditingkat Kecamatan, maka Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Botupingge, Petani beserta Babinsa melakukan Demonstrasi Plot Penanaman Jagung pada Hari Rabu, 15 Mei 2024.. Demonstrasi plot merupakan metode penyuluhan pertanian yang dilakukan dengan cara peragaan untuk menggerakkan petani melakukan kegiatan usaha tani yang baik Kegiatan demonstrasi dilakukan dengan maksud agar memperlihatkan suatu inovasi baru (pembaharuan teknologi) kepada petani secara nyata atau konkret. Demonstrasi plot (demplot) dilakukan di lahan BPP. Petani secara partisipatif ikut terlibat secara bersama-sama Menanam jagung Varietas Jakarin. Areal demplot dilakukan pada Lahan BPP dan lahantanah petani seluas 0,7 Hektar. . Varietas yang digunakan yaitu Varietas Jakarin. Jagung varietas Jakarin yang dilepas tahun 2019 oleh Kementerian Pertanian RI cocok dibudidayakan pada lahan marjinal atau tingkat kesuburannya rendah dengan ketersediaan air rendah. Potensi hasil yang tinggi mencapai 9,8 ton/ha dan memiliki umur tanam 100 HST, Jagung varietas Jakarin memiliki beberpa keunggulan lain, seperti toleran pada kondisi cekaman kekeringan pada fase mejelang berbunga sampai panen, toleran terhadap pemupukan N dengan takaran rendah;,agak tahan terhadap bulai (Peronosclerospora philippinnensis) dan bulai jenis pathogen Peronosclerospor amaydis; dan agak tahan hawar daun (Helminthosporiumturcicum) dan karat daun (Puccinia polysora). Koordinator BPP kecamatan Botupingge Iskandar T. Ilahude menyampaikan ke kelompok tani bahwa Penanaman Jagung merupakan salah satu program pengembangan pertanian guna mewujudkan ketahanan pangan mengupayakan produktivitas pertanian agar semakin meningkat. maka dari itu, dalam penanaman jagung ini diharapkan tidak hanya berkomitmen menambah keluasan tetapi juga menambah kualitas dari jagung itu sendiri. Kegiatan Demplot ini juga merupakan kolaborasi antara penyuluh, kelompok tani, aparat desa dan TNI yang ada di kecamatan Botupingge. Manfaat Demplot yaitu sebagai edukasi ke petani,peningkatan produksi dan dapat memperkuat komunitas kelompok tani di wilayah kecamatan Botupingge Babinsa Desa Timbuolo Timur Yanto Igririsa menambahkan, kehadiran Babinsa dalam program pangan akan menjadi motivator dan pendorong bagi petani dan kelompok tani, lebih dari itu, kehadiran Babinsa juga menjadi pemicu serta pemacu bagi para penyuluh dan petugas pertanian di lapangan ke arah sinergi langkah dan gerak dengan fungsi dan perannya masing-masing guna mendinamisasi pembangunan pertanian di pedesaan. Pendampingan Babinsa juga diperlukan untuk mengawasi distribusi pupuk dan bibit agar bisa sampai ke tangan petani tepat sasaran maupun tepat waktu. Semoga langkah Positif ini dapat segera mewujudkan Ketahanan Pangan yang kita dambakan bersama. Penulis : Windy Indriyani S. Mooduto, STP., M.Si Penyuluh Pertanian Muda BPP Kecamatan Botupingge, Kab. Bone Bolango