Loading...

Demontrasi Plot (Demplot) Swadaya Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo Dengan Komponen Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Di WKPP Mande Kota Bima

Demontrasi Plot (Demplot) Swadaya Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo Dengan Komponen Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Di WKPP Mande Kota Bima
Perkembangan pertanian masa kini dan hasil penelitian terkait teknologi produksi sering tidak diketahui oleh petani. Demikian juga proses adposi pengetahuan dan keterampilan kadang terkendala oleh komunikasi yang kurang efektif. Sehingga pada beberapa keadaan metode anjangsana dengan pendekatan persuasif dan ceramah belum mampu mengarahkan petani pada penerapan paket teknologi yang diharapkan. Metode penyuluhan melalui demonstrasi plot adalah salah satu metode untuk mengintroduksi hasil penelitian ke dalam praktek pertanian sesungguhnya di tingkat petani. Demonstrasi plot (Demplot) adalah salah satu metode terbaik untuk memperbaiki hasil, dan dimanfaatkan oleh para penyuluh untuk memperoleh perubahan perilaku yang diinginkan di masyarakat pedesaan. Dengan demplot akan terjadi situasi pembelajaran, serta komunikasi dan interaksi antara penyuluh dan petani. Setidaknya melalui demplot akan ada perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan dari petani.Di WKPP Mande, penerapan sistem tanam jajar legowo masih sangat minim. Menurut hasil wawancara terbuka dengan petni setempat pada tahun 2017 belum ada satupun petani yang menerapkan sistem tanam ini. Berbagai metode telah dilakukan, mulai dari anjangsana, ceramah dan diskusi, serta pembagian leaflet, bahkan pendampingan langsung saat tanam. Namun yang tercatat hingga MK I tahun 2018 lalu, hanya 7 orang (10,1 %) yang menerapkan teknologi ini. Jumlah tersebut masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan petani yang ada.Pelaksanaan Demplot ini dilakukan secara swadaya dengan dana partisipasi antara petani demonstrator dan PPL, mengingat WKPP Mande bukan merupakan wilayah sentra padi, sehingga jarang tersentuh oleh program semacam ini. Sehingga, sebagai petugas yang membina wilayah tersebut, kami berinisiatif untuk melaksanakan metode penyuluhan ini.Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan April hingga Agustus 2019 di Poktan La Sangga Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima yang fokus pada penerapan sistem tanam Jajar Legowo untuk komoditi padi sawah Adapun petani demonstratornya adalah Bapak Mustamin sekaligus merupakan ketua poktan La Sangga.Dari Hasil demplot yang dilakukan, tercatat provitas saat pengambilan ubinan yaitu 76,12 kw/Ha. Angka ini lebih besar dari provitas hasil ubinan di petak petani lain pada wilayah poktan yang sama (tanpa penerapan jajar legowo), yaitu sebesar 67,8 kw/Ha. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi Pengelolaan Tanaman Terpadu padi sawah yang fokus pada penerapan sistem tanam jajar legowo ini memberi pengaruh terhadap peningkatan provitas dan produksi padi di WKPP Mande. Kami juga berharap dengan adanya demplot ini dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani, khususnya di wilayah WKPP Mande. Lisnawati, SP (PPL WKPP Mande Kota Bima)