Loading...

DEMPLOT PENGUJIAN VARIETAS PADI INVARI I, INVARI 10, SARINAH, DAN SITU BAGENDIT DI BAHUGA WAY KANAN

DEMPLOT  PENGUJIAN VARIETAS PADI INVARI I, INVARI 10,  SARINAH, DAN SITU BAGENDIT DI BAHUGA WAY KANAN
Dalam rangka mendukung program empat sukses pembangunan pertanian terutama swasembada dan swasembada berkelanjutan pada tanaman pangan terutama beras, perlu adanya penelitian-penelitan guna meningkatkan produksi dan produktifitas padi. Kabupaten Way Kanan yang telah mendeklarasikan dirinya sebagai Bumi Petani, melalui Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan juga terus berupaya mencari terobosan-terobosan guna meningkatkan produksi tanaman pangan, khususnya padi. Pada musim tanam gadu tahun 2011 - Maret hingga Juni - telah dilakukan kegiatan Demonstrasi Plot (Demplot) Pengujian Varietas Padi Invari I, Invari X, Sarinah, dan Situ Bagendit. Benih padi merupakan bantuan murni dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Lampung. Pelaksanaan Demplot bertempat di Kelompok Tani Budi Karya II, Kampung Bumi Agung Watas, Kecamatan Bahuga, yang merupakan sentra produksi padi di Kabupaten Way Kanan. Sebagai koordinator Penyuluh Pertanian adalah Bapak Maman Suherman, A. Md. Sebagai seorang penyuluh pertanian sejati, Maman Suherman mengupayakan agar kelompok tani binaannya mau melaksanakan demplot pengujian penggunaan varietas benih baru. Sistem kerjasama yang digunakan adalah sistem swadaya, dimana semua biaya produksi - kecuali benih yang diujikan - ditanggung oleh petani. Lahan yang digunakan seluas 900 m2 untuk masing-masing varietas. Teknik pola tanam menggunakan sistem jejer legowo 2 : 1. Pemupukan masih menggunakan pupuk kimia Urea, SP-36, dan Ponska, serta diberi tambahan Pupuk Organik Granul (POG) dan kompos. Hasil Demplot dapat dilihat pada tabel berikut : No. Varietas Luas (m2) Umur Bibit (hari) Sistem Tanam Jarak Tanam (cm) Produksi (GKP) Riil (kg) Eq. Per Ha (ton) 1. Sarinah 900 18 Jejer Legowo 2 : 1 25x16x35 816 9.06 2. Invari 1 900 18 Jejer Legowo 2 : 1 25x16x35 770.15 8.55 3. Invari 10 900 18 Jejer Legowo 2 : 1 25x16x35 742 8.24 4. Situ Bagendit 900 18 Jejer Legowo 2 : 1 25x16x35 740 8.22 Dari hasil tersebut, padi Varietas Sarinah mempunyai hasil yang paling tinggi dibandingkan dengan jenis varietas yang lain. Menurut Maman Suherman, A.Md., padi varietas Sarinah memungkinkan untuk dikembangkan di wilayah kerjanya dengan harapan dapat dengan signifikan meningkatkan produksi gabah petani. "Potensi alam di kampung Bumi Agung Watas, Kecamatan Bahuga, sangat mendukung untuk peningkatan produksi padi. Apalagi sikap petani yang sudah terbuka terhadap perkembangan teknologi dan mau untuk menerapkan teknologi-teknologi baru. Yang perlu menjadi perhatian pemerintah adalah peningkatan sarana dan prasarana bagi penyuluh, terutama kendaraan dinas roda dua," ujar Maman. [MS&HDS)