DIKLAT SISTEM PENYULUHAN, BUDIDAYA PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN
Pasaman, Diklat Sistem Penyuluhan Pertanian, Budidaya Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang ditujukan bagi penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan dibuka oleh Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) pada tanggal 9 Juli 2012 jam 10.00 WIB. Diklat ini dilaksanakan mulai tanggal 9 - 13 Juli 2012 di Hotel Hamco Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Peserta Diklat yang merupakan penyuluh lapangan di Kabupaten Pasaman sebanyak 43 orang diberikan bekal dalam memberikan penyuluhan pada tataran teknis di tingkat lapangan. Narasumber pada diklat ini sesuai dengan kompetensi masing-masing yang berasal dari Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Provinsi Sumatera Barat, UPT Balai Latihan Penyuluh Pertanian (BLPP) Bandar Buat Padang, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan serta BP2KP Kabupaten Pasaman. Diklat ini dianggap perlu karena pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh dalam memberikan dan menyampaikan inovasi pada pelaku utama dan pelaku usaha di bidangnya masing-masing. Menurut Ir. Yuspi sebagai Kepala BP2KP dalam pembukaannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman sangat kosisten dengan pemberdayaan penyuluh dalam meningkatkan kapasitasnya teruatama dalam memberikan bekal kemampuan dan ilmu teknologi yang baru. Oleh karenanya BP2KP Kabupaten Pasaman bekerjasama dengan Bakorluh Sumatera Barat dan BLPP Bandar Buat Padang. Lebih jauh Ir. Yuspi meminta kepada seluruh peserta diklat setelah mengikuti kegiatan diklat ini untuk menerapkan teknologi yang disampaikan kepada kelompok-kelompok sasaran, dengan terlebih dahulu melakukan uji lapang dan kaji terap sebelum menyampaikan teknologi tersebut. Uji lapang dan kaji terap ini perlu dilakukan untuk melihat kecocokan teknologi terhadap kondisi dan kesuaian lahan. Aznil, SP Kepala Bidang Tata Penyuluhan dan Teknologi Informasi BP2KP sebagai satminkal kegiatan Diklat ini menerangkan pentingnya diklat ini untuk menjawab tantangan kemajuan teknologi yang selalu berubah dan mengalami percepatan sehingga harus diiringi dengan peningkatan kapasitas bagi penyuluh yang berada dilapangan. Kegiatan diklat ini diharapkan kedepannya dapat lebih ditingkatkan secara mutu dan kualitas di Pemerintah Kabupaten Pasaman. (Prasetyo, 090712).