Loading...

DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN JEMBRANA, GELAR PELATIHAN HIDROPONIK BAGI PPL SE-KABUPATEN JEMBRANA

DINAS PERTANIAN DAN PANGAN KABUPATEN JEMBRANA, GELAR PELATIHAN HIDROPONIK BAGI PPL SE-KABUPATEN JEMBRANA
Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman, terutama sayuran tanpa menggunakan media tanam berupa tanah. Media tanam yang digunakan adalah air yang mengandung larutan mineral bernutrisi. Bahan pengganti tanah harus mengandung unsur hara. Tanaman yang sering ditanam secara hidroponik, adalah sayur-sayuran seperti pak choy, brokoli, sawi, kailan, bayam, kangkung, tomat, bawang merah , bahkan strawberry. Semakin menyempitnya lahan produktif terutama di perkotaan membuat budidaya tanaman melalui teknik hidroponik menjadi menarik. Apalagi kebutuhan manusia akan tanaman seperti sayuran dan buah semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Di Kabupaten Jembrana, budidaya hidroponik belum begitu di minati oleh masyarakat maupun kelompok-kelompok tani yang sudah ada. Masyarakat masih menganggap bahwa budidaya hidroponik membutuhkan biaya yang mahal dan perawatan yang lebih rumit. Padahal dengan melakukan budidaya hidroponik banyak keuntungan yang didapat antara lain: Dapat dilakukan di lahan yang sempit, dengan cara vertikal, terutama untuk daerah diperkotaan. Tidak perlu melakukan penyiraman Lebih ramah lingkungan, karena tidak menggunakan pestisida Tidak merusak tanah karena media tanam dari air yang mengandung nutrisi-nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Hasil tanaman lebih bersih dan terjaga kesehatannya Dapat melihat tanaman sehat atau tidak hanya dengan melihat akarnya. Waktu panen yang lebih cepat Memberikan kesan keindahan Untuk mengenalkan budidaya hidroponik nantinya pada masyarakat, maka Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana mengadakan Bimbingan Teknis Budidaya Hidroponik untuk meningkatkan SDM Penyuluh yang merupakan ujung tombak dalam pembangunan pertanian. Bimtek Budidaya Hidroponik ini terlaksana dengan dana yang bersumber dari APBD II. Peserta Bimtek sebanyak 40 orang yang kesemuanya merupakan penyuluh pertanian di Kabupaten Jembrana. Materi yang diberikan yaitu: Kebijakan Pembangunan Pertanian di Kabupaten Jembrana, dengan nara sumber Bapak I Wayan Sutama, S.P., M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana. Budidaya Tanaman Hidroponik, dengan nara sumber Ibu Ni Ketut Tantri Yanti, S.TP dari BPTP Balitbangtan Bali. Praktek pembuatan media hidroponik, dengan nara sumber Bapak I Made Asta Gunawan, dan Ibu drh. Berlian Natalia, M.Si, dari BPTP Balitbangtan Bali. Bimtek ini dilaksanakan selama 1 hari bertempat di BPP Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana pada tanggal 30 Oktober 2019. Dengan diadakannya Bimtek ini, diharapkan penyuluh mampu memotivasi masyarakat dan kelompok yang ada agar mau dan mampu melakukan budidaya hidroponik dengan baik dan benar, untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan sayuran juga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Penulis : Widoretno Prabandari, S.ST (Penyuluh Pertanian Madya)