Bertempat di Desa Padangmentoyo Kecamatan Kapas, kabupaten Bojonegoro, Selasa (27/03/2012), Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Sosialisasi Alsintan Tepat Guna Rice Transplanter dan Pemberdayaan Kelompok Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA). Kegiatan dikemas dalam dua acara yaitu tanam perdana menggunakan Rice Transplanter bantuan pemerintah dan sarasehan di Pendhopo Balai Desa. Hadir dalam kegiatan ini dari Dinas Pertanian adalah Kabid Sarana Prasarana Wisnu Djatmiko, Kabid Penyuluhan dan SDM Ichwal Subagjo, beserta kasi dan staf Disperta. Hadir juga Camat Kapas Ardiyono Purwanto beserta kasi dan staf, serta 21 Gapoktan se-Kecamatan Kapas yang didampingi Ka.UPTD Pertanian dan seluruh Penyuluh Pertanian se-Kecamatan Kapas. Dalam Sambutannya, Kabid Prasarana-Wisnu Djatmiko, menyatakan "bantuan Rice Transplanter ini diharapkan mampu menjawab tantangan masa kini, bahwa kebutuhan tenaga tanam (buruh tandur) sangat sulit di masa sekarang". Hal tersebut juga dibenarkan oleh Adnan, Ketua Poktan Cipto Gumilang Desa Padangmentoyo, penerima bantuan Rice Transplanter ini. "buruh tanam sangat sulit kita dapatkan, sehingga tanam serempak juga sulit dilakukan, dengan alat ini (rice transpanter, red) maka disamping cepat nanamnya juga mudah dan murah biaya operasionalnya. Cukup Rp 600.000/ha kalau mau sewa" ujar adnan. Lebih lanjut Adnan menjelaskan, "kebutuhan benihnya jauh lebih sedikit dibanding cara tradisional, pindah tanam usia muda maksimal 17 hari setelah sebar, persemaian praktis dan mudah karena pakai nampan, bisa dilakukan di halaman rumah sehingga pengamatan hama penyakit lebih mudah serta hemat pupuk untuk semai". Dalam kesempatan tersebut Adnan dan rekan-rekannya juga mendemontrasikan tata cara pembuatan persemaian dan penanaman. Sementara itu, Kabid Penyuluhan dan SDM, Ichwal Subagjo mengharapkan keberadaan poktan benar-benar dapat diberdayakan salah satunya melalui kegiatan UPJA "Perlu di bentuk kelembagaan UPJA di tiap kelompok tani, yang sudah terbentuk perlu ditata kegiatan dan administrasinya", ujarnya. Di tempat yang sama, Ardiyono Purwanto, selaku Camat Kapas juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosialisasi alsintan dan pemberdayaan UPJA. "Terimakasih kami sampaikan kepada Disperta yang telah berkenan memfasilitasi bantuan Rice Transplanter ini, luar biasa, karena disamping teknologi baru, belum banyak dikenal orang, juga hanya ada dua di Bojonegoro yaitu di Kecamatan Balen dan Kecamatan Kapas". Para Ketua Gapoktan yang hadir juga sangat antusias dengan sosialisasi ini, bahkan beberapa Ketua Gapoktan turut mencoba mempraktekannya. Seperti kata Wiyono dari Semenpinggir "nyaman sekali pak dan mudah, berapa harganya?" dengan senyum kabid prasarana menjawab "setahu kami, dipasaran sekitar 65-70 juta rupiah". Namun sepertinya Gapoktan di Kecamatan Kapas tidak perlu risau, Camat Kapas, Ardiyono menyatakan "tahun depan Insyaallah pagu kita ditambah, kalau ada yang berminat silahkan diajukan lewat musrenbangdes/cam nanti kami tindak lanjuti" dan disambut aplaus oleh undangan. Sumber : admin _Kab. Bojonegoro Jawa Timur (Sri Sumi S- Penyuluh Pertanian Muda)