Loading...

Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Menggandeng Paskomnas Untuk Pemasaran Hasil Sayuran Dan Buah Di Desa Tambakan Kec.kubutambahan

Dinas  Pertanian Kabupaten Buleleng Menggandeng Paskomnas Untuk Pemasaran Hasil Sayuran Dan Buah Di Desa Tambakan Kec.kubutambahan
DINAS PERTANIAN KABUPATEN BULELENG MENGGANDENG PASKOMNAS UNTUK PEMASARAN HASIL SAYURAN DAN BUAH DI DESA TAMBAKAN KEC.KUBUTAMBAHAN Oleh: I Made Carma Pasar Komoditi Nasional (PASCOMNAS) Indonesia adalah grup perusahaan yang bergerak dibidang pengembangan jaringan Pasar Induk.Perusahaan pengelola pasar pangan yang berdiri tahun 2000 ini memiliki visi untuk menjadi perusahaan yang handal dan professional dalam mengelola pasar komoditi nasional terutama sayur dan buah.Kedepannya Paskomnas ingin menjangkau kota-kota yang ada di Indonesia dengan membangun pasar Induk pada kota tersebut untuk dikembangkan penjualan secara online.Serta Paskomnas akan terus menambah variasi produk yang dapat ditawarkan sehingga mampu meningkatkan kepuasan pelanggan, Bertitik tolak dari harapn tersebut kini Paskomnas hadir di Kabupaten Buleleng Provinsi Bali,tepatnya di Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan. Untuk tahap pertama Pascomnas melakukan sosialisasi dan pengenalan lapang pada 3 (tiga) kelompok penanam sayuran di Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan yaitu : Kelompoktani Ternak Lumbung sari, Kelompoktani ternak Lembu Nadi dan Kelompoktani ternak Sari Mekar. Selanjutnya melakukan Audensi pada Bapak PJ Bupati Buleleng yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan pada Tanggal 02 Maret 2023. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tanggal 02 Maret 2023 maka pada hari minggu Tanggal 19 Maret 2023 bertempat di Kelompok Tani Ternak Lumbung Sari Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng dilaksanakan pertemuan susulan untuk lebih memantapkan tujuan dari Kemitraan Paskomnas dengan Kelompoktani. Hadir pada Kesempatan tersebut yaitu : direktur PASKOMNAS Bpk Ir. Made Sukarsawan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Bpk Ir. Made Sumiarta,Distributor benih Cap panah merah, Koordinator BPP Kubutambahan dan pengurus Kelompok yang ada di Desa Tambakan . Acara dimulai dari jam 10.45 dan berakhir jam 14.55. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng (Ir.Made Sumiarta) dan sekaligus memberi arahan/ motivasi kepada pengurus kelompok yang hadir. Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa tujuan pembanguan pertanian yang utama adalah meningkatkan produksi.Selanjutnya setelah produksi meningkat diharapkan pendapatan petani meningkat pula serta diiringi dengan peningkatan kesejahteraan petani dan keluarganya. Namun apalah artinya kalau produksi meningkat tanpa diikuti oleh kepastian harga yang diperoleh. Selama ini petani sering kali dijadikan obyek oleh para tengkulak sehingga petani tidak memiliki bargaining posision dalam menentukan harga komoditi pemasaran hasil pertanian. Petani perlu mendapat Kepastian harga dan kepastian pembayaran .Untuk itu perlu ada kemitraan atau pola kerja sama. Pola kerja sama dimaksud bukan hanya pada pemasaran saja akan tetapi mulai dari on Farm atau system budidaya samapi pada of farm pemasaran hasil. Lebih lanjut Ir. Made Sumiarta memohon agar kelompoktani focus pada komoditas yang mempengaruhi inflansi seperti cabe dan bawang merah. Nantinya produksi tersebut agar dipasarkan dulu untuk kebutuhan pasar singaraja,kalau ada lebih baru dipasarkan keluar daerah. Sementara itu direktur Paskomnas Ir.Made Sukarsawan menjelaskan tentang mekanisme kerja sama dari modal/biaya yang dikeluarkan untuk budidaya penanaman sampai pada pemasaran. Made Sukarsawan akan mengajak para petani focus pada budidaya saja, petani tidak usah pusing dengan biaya produksi ataupun sarana produksi. Nantinya biaya produksi akan dibayarkan saat panen (Yarnen).Untuk itu perlu ada perjanjian tanggung renteng yang diselipkan dalam awig-awig kelompok. Lebih lanjut Made Sukarsawan memohon agar semua anggota memegang komitmen sesuai perjanjian karena kami juga menggandeng Perusahaan benih Cap Panah Merah yang akan mendampingi para petani. Dalam acara tersebut hadir dari Perusahan Benih Cap Panah Merah Bpk Dewa Susila, beliau berjanji akan mendampingi petani mulai dari pembenihan sampai panen sesuai dengan kebutuhan para petani di Desa Tambakan. Setelah arahan dari Bpk Kepala Dinas Pertanian,direktur Paskomnas dan dari perusahaan benih cap panah merah dilakukan diskusi. Diskusi berjalan dengan sangat baik yang menunjukkan bahwa antusiasme dari anggota kelompok terhadap program kerja sama ini . Pertemuan masih akan dilanjutkan dikemudian hari setelah hari raya Nyepi dengan topik yang lebih menyasar dan lebih menukik pada pola perjanjian/ MOU. Demikian semoga kerja sama ini dapat terrealisasi dengan baik sehingga produksi ,pendapatan dan kesejahteraan para petani dapat lebih ditingkatkan.