Bengkalis – Rabu (07/05/2025) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Bidang PKH (Peternakan dan Kesehatan Hewan) melaksanakan CP CL (Calon Peternak Calon Lokasi) Calon Penerima Bantuan Ternak Kecamatan Bengkalis tahun 2025 ini. CP CL (Calon Peternak Calon Lokasi) tersebut dipimpin langsung oleh Kabid PKH, Aan Suhairi, dan tampak hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Penyuluh Pertanian Penebal, drh. Hany, Staf2 Bidang PKH Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis dan Karyawan/Karyawati Puskeswan Desa Sungai Alam. Tujuan utama pelaksanaan CP CL (Calon Peternak Calon Lokasi) untuk memberikan bantuan ternak ke kelompok tani adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah melalui peningkatan produksi ternak. Outputnya adalah peningkatan populasi ternak, peningkatan pendapatan anggota kelompok, dan peningkatan kapasitas kelompok dalam mengelola usaha peternakan. Tujuan CP CL: Meningkatkan produksi ternak: Bantuan ternak diharapkan dapat meningkatkan produksi daging, susu, dan produk peternakan lainnya, sehingga dapat meningkatkan ketersediaan pangan dan pendapatan masyarakat. Meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok: Dengan adanya peningkatan produksi ternak, diharapkan pendapatan anggota kelompok tani juga meningkat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Meningkatkan kapasitas kelompok dalam pengelolaan usaha peternakan: Program CP CL juga bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada kelompok tani terkait manajemen ternak, sehingga mereka dapat mengelola usahanya secara lebih efisien dan berkelanjutan. Output CP CL: Peningkatan populasi ternak: Setelah bantuan disalurkan, diharapkan populasi ternak di kelompok tani meningkat, baik melalui perkembangbiakan alami maupun melalui pemeliharaan ternak yang lebih baik. Peningkatan pendapatan anggota kelompok: Peningkatan produksi ternak akan berdampak pada peningkatan pendapatan anggota kelompok, baik melalui penjualan ternak maupun produk peternakan. Peningkatan kapasitas kelompok dalam pengelolaan usaha peternakan: Melalui pendampingan dan pelatihan, anggota kelompok diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam mengelola usaha peternakan. Efisiensi dan keberlanjutan usaha peternakan: Dengan adanya pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, kelompok tani diharapkan dapat mengelola usahanya secara lebih efisien dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Contoh Penerapannya: Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, misalnya, memberikan bantuan kambing dengan sistem perguliran. Kelompok tani yang telah berhasil mengembangkan ternak harus menggulirkan bantuan kepada kelompok lain yang belum mendapatkan bantuan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan ternak dapat menjangkau lebih banyak kelompok tani dan meningkatkan produksi ternak secara berkelanjutan. Secara umum, pelaksanaan CP CL merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah melalui peningkatan produksi ternak dan pemberdayaan kelompok tani.