Loading...

DINAS TANAMAN PANGAN HORTIKULTURA DAN PETERNAKAN KAB.BENGKALIS MENYERAHKAN BANTUAN BENIH SAYURAN KE KELOMPOK WANITA TANI MULYA MANDIRI DESA TELUK RHU KEC.RUPAT UTARA

DINAS TANAMAN PANGAN HORTIKULTURA DAN PETERNAKAN KAB.BENGKALIS MENYERAHKAN BANTUAN BENIH SAYURAN KE KELOMPOK WANITA TANI MULYA MANDIRI  DESA TELUK RHU KEC.RUPAT UTARA
Kamis, 16 Mei 2024 Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupateb Bengkalis melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) menyerahkan bantuan benih sayuran dan pupuk organik cair (POC) ke Kelompok Wanita tani Mulya mandiri Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara. Ibu Eli Suryani bersama rombongan langsung menyerahkan benih kangkung 5 bungkus, bayam 5 bungkus, pare 59 saset serta 16 liter pupuk organik cair ke pada ketua kwt yaitu ibu Nurhayati. Diharapkan dengan bantuan benih ini kelompok wanita tani mulya mandiri semakin aktif dalam melakukan pertanaman bersama anggota dan besar harapan dapat membantu meningkatkan perekonomian para anggota kelompok tani. Adapun Tujuan pemberian bantuan ini adalah pengembangan ketersediaan pangan dengan meningkatkan cadangan pangan ditingkat rumah tangga, meningkatkan konsumsi pangan dan gizi masyarakat, menjaga stabilitas harga pangan masyarakat, serta penyebaran dan perluasan distribusi pangan ditingkat rumah tangga. Semonga bantuan yang di terima akan menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan ketahanan pangan dan bermanfaat bagi masyarakat, tukasnya. Beliau mengatakan bantuan ini bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk menstimulasi masyarakat agar giat bercocok tanam dengan memanfaatkan dan memaksimalkan halaman pekarangan maupun lahan tidak produktif di sekitar rumah. Benih sayuran akan ditanam dilahan kelompok dan juga sebagian akan ditanam di lahan pekarangan para anggota kelompok wanita tani Mulya mandiri. Penyuluh pertanian lapangan yang membina kwt ini mengatakan tidak ragu akan keuletan dan kekompakan para anggota kwt mulya madiri. Hal ini disebabkan karena sudah terbukti dari berdirinya kelompok wanita tani ini di tahun 2021 sampai saat ini kwt terus aktif dalam berkelompok dan menghasilkan sayuran yang dapat menunjang perekonomian para anggota kelompok. Penyuluh pertanian lapangan tidak lupa mengingatkan dengan adanya fenomena kemarau basah dan musim hujan yang datang lebih awal, sangat penting mewaspadai perkembangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Perkembangan OPT (tidak terhenti, karena makanan tersedia sepanjang tahun. Oleh karena itu perlu waspadai adanya ledakan hama penyakit. Curah hujan yang tinggi salah satu yang dapat mendongkrat ledakan populasi OPT. Intensitas hujan yang meningkat saat musim hujan, menyebabkan kapasitas air lebih dari biasanya. Maka yang perlu petani waspadai adalah system pembuangan air yang ada di lahan. Jangan sampai karena system drainase yang kurang baik, tanaman kebanjiran lantas menjadi layu dan mati. Persiapan lahan untuk tanaman hortikultura sebaiknya bedengan dibuat agak tinggi kira-kira 120 cm. Tujuan dari bedengan tinggi adalah agar kelembaban tanah di sekitar perakaran dapat terkontrol dan tidak berlebihan. Pasokan air yang berlebihan kurang baik bagi pertumbuhan tanaman. Tidak lupa memperhatikan pupuk dasar yaitu pemberian pupuk TSP, urea, KCL 2:1:1 pada tiap bedengan. Serta persiapan fungisida. Ketua kelompok wanita tani Mulya mandiri sangat berterimakasih kepada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) dengan bantuan benih ini. Kami akan semaksimal mungkin memanfaatkan benih yang ada ini. Doakan kami tidak gagal panen mengingat cuaca yang tidak kondusif saat ini, ujar beliau.