Loading...

DISKUSI BILATERAL BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN DENGAN BADAN LITBANG PERTANIAN

DISKUSI BILATERAL BADAN PENYULUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM PERTANIAN DENGAN BADAN LITBANG PERTANIAN
Normal 0 false false false EN-AU X-NONE X-NONE Mengawali tahun 2014, dalam rangka memperat kerjasama antara Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dan Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan), pada hari Jumat tanggal 17 Januari 2014 di Ruang Rapat Badan Litbang Pertanian, telah dilaksanakan acara Diskusi Bilateral Kerjasama antara BPPSDMP dan Balitbangtan. Pada acara tersebut dipimpim oleh Kepala Badan PPSDMP dan Kepala Badan Litbang Pertanian, serta dihadiri pejabat eselon II, III, IV dan lingkup BPPSDMP dan Balitbangtan. Pokok pembahasan pada pertemuan Diskusi Bilateral tersebut antara lain adalah 1) Meningkatkan efektifitas penyuluhan; 2) Meningkatkan intensitas pelatihan baik untuk petani dan penyuluh; 3) Bagaimana memperankan BPP secara maksimal sebagai posko pembungunan pertanian di tingkat kecamatan; 4) Bagaimana menyebarluaskan metode Jajar Legowo melalui para penyuluh; 5) Rencana operasional pencapaian target produksi pangan secara berjenjang sampai dengan kecamatan; dan 6) Diseminasi teknologi. Dari pokok pembahasan diatas, banyak masukan dan usulan yang diberikan baik dari BPPSDMP maupun Balitbangtan, dari masukan dan usulan tersebut, Kepala BPPSDMP dan Kepala Balitbangtan menyimpulkan dan memberikan arahan sebagai berikut: 1. Mendata kondisi kelembangaan penyuluhan yang ada (Bapelluh, BPP) dan, harus dibuat program yang operasional; 2. Materi penyuluhan harus dibuat kembali dalam jumlah yang massive, melalui kerjasama BPP dengan BPTP, dan selanjutnya diperbanyak untuk seluruh BPP; 3. Penyuluhan merupakan simpul dan aliran transfer teknologi yang penting namun penyuluhan bukan satu-satunya simpul dan aliran dalam konteks transfer teknologi, karena Supply Demand Teknologi sangat dinamis. Ada cara-cara baru dalam konteks Simpul-simpul transfer teknologi lainnya; 4. Hasil Pertemuan Global Leader For Agriculture Science And Teknologi menyatakan pertanian kedepan dicirikan 3 hal, yaitu: - Majunya bio-science; - Majunya inovasi dan teknologi merespon dinamika iklim; - Majunya penggunaan IT untuk aplikasi pertanian dari hulu-hilir (hilirnya diseminasi teknologi : cyber extension/situs web) 5. Fokus pada 7 komoditas sesuai dengan rencana aksi sidang Kabinet di Bukit Tinggi (padi, jagung, kedelai, tebu, daging sapi, bawang merah dan cabe) pelaksanaannya didahulukan untuk komoditas bawang merah dan cabe karena siklusnya pendek; 6. BPPSDMP akan melakukan pemilahan dan penyesuaian anggaran dan akan disingkronkan dengan kegiatan di Balitbangtan; 7. Hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan yang operasional. /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:IN; mso-fareast-language:EN-US;}