Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} Sabtu, 12 Maret 2011 Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kab. Barru melaksanakan Diskusi Terbuka dengan Tema Penguatan Ekonomi Perdesaan Melalui Program One Village One Community (OVOC). Diskusi tersebut dihadiri oleh masyarakat tani (Gapoktan seKab. Barru), para penyuluh Pertanian, Kabid. Penyuluhan dan beberapa orang dari LSM. Dalam diskusi tersebut Kabid. Penyuluhan mensosialisasikan sasaran utama Program OVOC yaitu Gerakan ekonomi berbasis pedesaan yang sustainable dengan memunculkan produk-produk khas daerah melalui perubahan pola pikir masyarakat tani. Lebih lanjut dikatakan bahwa suatu desa mengembangkan paling tidak minimum satu komoditas yang akan menjadi wakil atau representatif desa tersebut. Sebenarnya tidak perlu terbatas pada komoditas pertanian. Karena setiap desa memiliki potensi yang berbeda. Misalnya bidang perikanan, pariwisata dan lain-lain. Maka, sama sekali tidak realistis jika satu desa hanya berkonsentrasi pada satu komoditas saja. Terlepas dari semua itu yang paling penting adalah pembuatan nilai tambah yang tinggi dengan pengolahan komoditi premier. Dalam proses ini, kekhasan dan keaslian daerah harus dimunculkan. Ini tidak mudah, membutuhkan waktu yang lama serta strategi pemasaran yang baik mengingat ada banyak kendala yang dihadapi petani. Dari sekian banyak uneg-uneg dari petani, paling banyak keluhan adalah munculnya mafia pasar sehingga muncul permainan harga yang sangat merugikan petani. Tujuan akhir gerakan ini adalah penciptaan local leader yang bisa terjun langsung dalam gerakan kebangkitan daerah yang tentunya membutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah. -Syamsidar,SP-