Hari / Tanggal : Senin / 20 Januari 2020 Tempat : Balai Desa Cibarani Kecamatan Cirinten Kegiatan : Distribusi KTI Kecamatan Cirinten Jumlah Anggota Poktan : 300 orang Koordinator Wilayah : Engkos Kosasih, SST Materi yang disampaikan : Kementerian Pertanian (Kementan) telah menerapkan kebijakan penebusan pupuk subsidi dengan menggunakan Kartu Tani secara bertahap, yang dimulai sejak 2017. Tahun 2020 ini, pemerintah menargetkan penggunaan Kartu Tani dapat digunakan untuk menyalurkan pupuk bersubsidi secara nasional. Sejalan dengan target itu, Kementan melakukan penyempurnaan e-RDKK, yaitu rencana definitif kebutuhan kelompok tani tentang kebutuhan sarana pertanian terutama kebutuhan akan pupuk bersubsidi. Pemerintah terus melakukan sosialisasi penggunaan Kartu Tani dalam penebusan pupuk bersubsidi secara nasional. Uji coba penggunaan Kartu Tani pada Tahun 2017 pertama kali dilakukan pada lima provinsi di Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Banten. Kartu Tani menjadi sarana akses layanan perbankan terintegrasi, yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet). Keunggulan Kartu Tani, antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi. Manfaat dan keunggulan kartu tani : 1. Sebagai dasar penyusunan kebijakan bagi Kementerian Pertanian. 2. Tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan. 3. Data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia. 4. Bulog dapat memproyeksikan potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh, dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani. 5. Dinas pertanian dapat mengetahui produktivitas lahan suatu daerah. Kartu Tani diharapkan menjadi era baru untuk mensejahterakan petani Indonesia. Berdasarkan data dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) jumlah Kartu Tani Indonesia yang sudah disalurkan sebanyak 74 ribu kartu tani, dan pada tahun 2020 ini akan kembali meluncurkan 19 ribu kartu tani. Distribusi KTI tahap ke 2 ini sudah mulai dilaksanakan seperti di Kecamatan Cirinten pada Senin (20/01/2020) di desa Cibarani telah didistribusikan sebanyak 43 KTI. sejak tahun 2017 telah terdistribusi KTI sebnyak 4.058 KTI, dan di tahun ini untuk Kecamatan Cirinten ditargetkan terdistribusi 1.298 KTI (DEI)