Loading...

DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS LOKAL

DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS LOKAL

Pendahuluan:
Diversifikasi pangan adalah upaya penganekaragaman konsumsi pangan untuk meningkatkan kualitas gizi dan mengurangi ketergantungan terhadap satu sumber pangan pokok yaitu beras. Indonesia memiliki sumber daya pangan lokal yang beragam seperti jagung, singkong, ubi jalar, sorgum, pisang, talas, dan kacang-kacangan.
Pemanfaatan pangan lokal penting untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat.

Tujuan Penyuluhan:
1. Memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi pangan.
2. Meningkatkan pemanfaatan bahan pangan lokal untuk konsumsi sehari-hari.
3. Mendorong tumbuhnya usaha pengolahan pangan lokal.

Manfaat Diversifikasi Pangan:
- Ketersediaan pangan lebih stabil sepanjang tahun.
- Perbaikan gizi masyarakat melalui variasi menu B2SA.
- Membuka peluang usaha rumah tangga dan UMKM.
- Mengurangi ketergantungan beras nasional.

Contoh Pangan Lokal dan Olahan:
- Jagung → Nasi jagung, emping
- Singkong → Gaplek, tiwul, mocaf
- Ubi jalar → Keripik, brownies, ongol-ongol
- Sorgum → Bubur sorgum, tepung sorgum
- Pisang → Keripik pisang, tepung pisang

Masalah Umum dan Solusi:
Masalah: Masyarakat lebih terbiasa konsumsi beras.
Solusi: Edukasi, demo masak, lomba olahan pangan lokal di kelompok wanita tani dan PKK.

Kesimpulan:
Pangan lokal adalah kekuatan bangsa. Pemanfaatannya berperan penting dalam peningkatan ketahanan pangan, gizi, dan ekonomi masyarakat.