DKP Bengkalis Dorong Desa B2SA Tingkatkan Ketahanan Pangan
BENGKALIS – Desa Sebauk - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis terus berupaya meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat melalui program Desa B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman). Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, DKP Bengkalis menggandeng 15 kelompok dari empat kecamatan untuk menjadi pelaksana program strategis berbasis pemberdayaan masyarakat ini dengan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik senilai Rp1,5 miliar. Kepala DKP Bengkalis, Susy Hartati dalam sambutannya kala Rapat Koordinasi Kegiatan DAK Non Fisik di Kantor Desa Sebauk, Rabu, tanggal 11 Juni 2025 menyampaikan pengembangan Desa B2SA merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan keragaman pangan dan gizi masyarakat. "Desa B2SA bukan sekadar program konsumsi pangan, tetapi merupakan intervensi nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup secara kuantitas dan berkualitas secara gizi," tegasnya. Empat desa di Kecamatan Bengkalis yakni Penebal (KWT Mekar Setaman), Sebauk (KWT Dua Mahkota), Senderak (KWT Pembangunan Mekar) dan Meskom (KWT Melati Putih), menjadi penerima manfaat pada tahun ini. Masing-masing diwakili oleh Pengurus dan Anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) yang akan mengembangkan kebun gizi pekarangan, sekaligus menjadi pelopor edukasi pangan sehat di komunitasnya. Selain Kecamatan Bengkalis, komunitas penerima manfaat lainnya tersebar di Kecamatan Bantan (ada 5 KWT), Bukit Batu (1 KWT) dan Rupat (ada 5 KWT) dengan total 15 kelompok penerima manfaat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis mewujudkan visi "Bermasa" (Bermarwah, Maju dan Sejahtera), dengan ketahanan pangan sebagai fondasi utama pembangunan sosial yang inklusif.