Loading...

DPW PERHIPTANI LAMPUNG LAKUKAN PEMBINAAN PENYULUH, KTNA DAN GAPOKTAN SE-KABUPATEN TULANG BAWANG*

DPW PERHIPTANI LAMPUNG LAKUKAN PEMBINAAN PENYULUH, KTNA DAN GAPOKTAN SE-KABUPATEN TULANG BAWANG*
Menggala, 08/05/2013, Dewan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (DPW PERHIPTANI) Lampung menggelar acara pembinaan Penyuluh Pertanian, KTNA dan Pengurus GAPOKTAN se-Kabupaten Tulang Bawang, acara tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 07 Mei 2013 kemarin, yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Musyawarah Mufakat Menggala. Acara pembinaan yang difasilitasi DPD PERHIPTANI Kabupaten Tulang Bawang tersebut juga dihadiri Pengurus Cabang PERHIPTANI dari seluruh wilayah di Kabupaten Tulang Bawang yang sudah dibentuk. Pada acara tersebut hadir pula Bapak Bupati Tulang Bawang Ir. Hi. Hanan A. Rozak, M.S., Assisten II, dan beberapa Penjabat Eselon II, III dan IV terkait dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang serta para tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat, KTNA dan para pengurus Gapoktan di Kabupten Tulang Bawang. Pada kesempatan tersebut juga hadir langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW PERHIPTANI) Propinsi Lampung Bapak Ir. M.S Joko Umar Said, beliau yang tak lain juga adalah Wakil Gubernur Lampung telah meng-agendakan pembinaan lansung terhadap Penyuluh, KTNA dan GAPOKTAN di Provinsi Lampung. Pada kesempatan pembukaan tersebut Ir. Sumarno, M.P selaku Ketua DPD PERHIPTANI Kabupaten Tulang Bawang melaporkan bahwa, untuk meningkatkan Profesionalisme Penyuluh di Kabupaten Tulang Bawang telah terbentuk suatu organissi profesi yaitu Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) yang berdiri sejak tahun 1998 dan hingga saat ini seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERHIPATANI se-Kabupaten Tulang Bawang telah terbentuk di 15 Kecamatan yang terbagi dalam 4 (empat) Rayon, Yaitu: 1. Rayon I : Kec. Menggala, Menggala Timur, Gedung Meneng dan Dente Teladas. 2. Rayon II : Kec. Banjar Baru, Banjar Agung dan Banjar Margo 3. Rayon III : Kec. Gedung Aji, Meraksa Aji, Penawar Aji dan Rawa Pitu 4. Rayon IV : Kec. Penawar Tama, Gedung Aji Baru, Rawa Jitu Selatan dan Rawa Jitu Timur Dan hingga saat ini jumlah anggota PERHIPATANI Kabupaten Tulang Bawang berjumlah 109 orang yang terdiri dari : 1). Penyuluh Pertanian : 70 orang, 2). Pegawai Struktural : 35 orang, dan 3). KTNA : 4 orang. Dan hingga saat ini banyak kegiatan yang telah diikuti oleh PERHIPTANI Kabupaten Tulang Bawang antara lain : Mengikuti MUNAS PERHIPTANI, KONGGRES NASIONAL, Seminar-seminar, MUSWIL, PEDA dan PENAS serta telah memiliki kegiatan Simpan Pinjam bagi anggota PERHIPTANI. Selanjutnya dikatakan oleh beliau bahwa, untuk mewujudkan Pembangunan Pertanian perlu adanya Pelaku Utama Dan Pelaku Usaha yang berkualitas, handal, memiliki kemampuan manajerial dalam berwirausaha (Enterpreneurship), dan dalam hal ini tidak akan lepas dari peran serta Penyuluh Pertanian, baik Penyuluh PNS, Penyuluh Swadaya dan Penyuluh Swasta, Dimana Penyuluh Pertanian bisa bertindak sebagai Agen Pembangunan, Pelopor Pembaharuan dan Motivator dalam Penyebar luasan Informasi Teknologi Pertanian", Ungkap-nya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Ir. Hi. Hanan A Rajak, M.S pada sambutannya menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Tulang Bawang memiliki Bupati yang memiliki Basic Pertanian dan juga merupakan orang Pertanian, Wakil Gubernurnya juga berasal dari Penyuluh Pertanian, dengan demikian beliu sangat optimis bahwa Pembangunan Pertanian Di Kabupaten Tulang Bawang akan lebih difokuskan di sector pembangunan pertanian untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan yang salah satunya adalah diwujudkan dalam bentuk Revitalisasi Penyuluhan Pertanian yang ruang lingkupnya meliputi Aspek Ketenagaan, Kelembagaan, Penyelenggaraan, Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, Pembinaan dan Supervisi. Revitalisasi Penyuluhan Pertanian ungkap beliau adalah bertujuan untuk mendudukan, memerankan dan mengfungsikan kembali penyuluh pada khittannya yaitu berorientasi pada pelayanan terhadap pelaku utama dan pelaku usaha. Dan dengan Revitalisasi Penyuluhan Pertanian, penyelenggaraan penyuluhan pertanian harus mengakomodasikan aspirasi, harapan, kebutuhan dan potensi serta peran aktif petani/kelompok tani dan pelaku usaha pertanian lainnya. Diungkapkan pula oleh Ketua Umum DPW PERHIPTANI Lampung, bapak Ir. M.S Joko Umar Said dalam ceramahnya dihadapan Penyuluh Pertanian, KTNA dan GAPOKTAN se-Kabupaten Tulang Bawang bahwa Penyuluh Pertanian adalah anggota PERHIPTANI, oleh karena itu baik buruknya organisasi PERHIPTANI dimata petani dan masyarakat sangat tergantung kepada kinerja penyuluh pertanian di wilayah kerjanya masing-masing, karena itu anggota PERHIPATANI yang juga Penyuluh harus meningkatkan Kapasitas dan Kualitasnya serta bekerja keras untuk meningkatkan Pembangunan Pertanian. Namun demikian, KTNA dan Pengurus GAPOKTAN juga harus menjadi atmosfer pembangunan pertanian di Provisnsi Lampung Khususnya Kabupten Tulang Bawang. KTNA dan GAPOKTAN juga harus proaktif terhadap tujuan-tujuan Pembangunan Pertanian dan juga tanggap terhadap Kebijakan-kebijakan Pertanian. Sinergitas antara Penyuluh Pertanian dan Petani di Provinsi Lampung sudah terbukti dan teruji, hal itu dibuktikan dengan prestasi Provisinsi Lampung pada Pembanguna Pertanian Tingkat Nasional, yaitu dengan menjadikan Provinsi Lampung sebagai Provinsi dengan urutan teratas penghasil beberapa Komoditi Pertanian seperti Singkong, Karet dan Sawit serta beberapa komoditi tanaman pangan lainnya, dan dalam Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) Propinsi Lampung masuk kedalam kategori potensial lumbung padi, khususnya Kabupaten Tulang bawang yang memiliki potensi untuk memberikan kontribusi dalam memenuhi target produksi beras nasional (*Penulis: Eko Purwoko, S.P/Penyuluh Petanian Pertama di BP4K Kabupaten Tulang Bawang/Admin Cybex).