Loading...

Edukasi Pembuatan (poc) Npk, Dengan Metode Fermentasi Anaerob Di Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada

Edukasi Pembuatan (poc)  Npk, Dengan Metode Fermentasi Anaerob Di Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada
Limbah organik selalu dihasilkan setiap harinya sehingga perlu diolah agar tidak menjadi sumber penyakit. Salah satu cara mengolah limbah organik adalah dengan pendekatan teknologi yakni mengubahnya menjadi pupuk, misalnya Pupuk Organik Cair (POC). POC mengandung unsur hara makro seperti fosfor, nitrogen, kalium dan unsur hara mikro lainnya yang dibutuhkan oleh tanaman serta dapat memperbaiki unsur hara dalam tanah. POC merupakan pupuk yang berbahan dasar hewan atau tumbuhan yang sudah mengalami fermentasi dan produknya berupa cairan. Pengolahan sampah organik menjadi POC biasanya berlangsung secara anaerob atau semi-aerob dengan proses fermentasi. Fermentasi anaerob merupakan proses fermentasi yang dalam masa inkubasinya tidak memerlukan oksigen. Fermentasi telah banyak digunakan oleh manusia sejak dulu, mulai dari bidang industri hingga pertanian. Salah satu kemajuan yang dihasilkan dari proses fermentasi anaerob adalah degredasi anaerob limbah yang dapat sekaligus mendotoksifikasi cemaran berbahaya bagi lingkungan. Warga Nginamanu Selatan , khususnya warga RT. 03 masih belum mengoptimalkan pengolahan limbah organik dan kebanyakan limbah organik hanya akan dibuang sehingga dapat mencemari lingkungan karena pembusukan yang menghasilkan metana. Berdasarkan uraian kondisi itu, dilakukan edukasi berupa edukasipembuatan POC untuk menambah pengetahuan dan wawasan warga agar nantinya sampah organik dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat. METODE DAN PELAKSANAANWaktu dan Tempat Kegiatan ini dimulai dengan edukasi atau praktik langsung pada hari Selasa, 12 Oktober 2022, pukul 14.00-15.10 WITA. Sementara pengaplikasian dilakukan pada hari Rabu, 13 Oktober 2022 pukul 17.05 WITA bertempat di RT. 03 Desa Ninamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada. Alat dan BahanAdapun alat yang diperlukan dalam kegiatan ini, yaitu :Alat ; 1. Gentong 100 ltr2. Ember 10 litr 2 buah3. Gayung 2 buah4. Sabun colek secukupnya5. Em-4 satu liter6. Alat potong /giling cincang7. Kayu Pengaduk 1 buah. 8. Corong 2 buah 9. Kain kasa setengah meter 2 buah10. Jerigen 5 lier secukupnya Bahan pembuatan pupuk organik NPK Cair 1. Sabut kelapa yg sdh disabik-sabik 7 kg2. Bonggol pisang 7 kg3. Daun kelor/daun Turi/rewu. 10 kg4. Air cucian beras 100 liter5. Vicin 250 gr Alat. 1. Gentong 100 ltr2. Ember 10 ltr dua buah3. Pengaduk 1 buah4. Gayung 1 buah5. EM- 4 satu liter Langkah Kerja, Metode yang diterapkan dalam kegiatan pada masyarakat ini yaitu edukasi dan praktik langsungatau learning by doing. Persiapan dilakukan seminggu sebelum kegiatan. Semua Bahan yg sudah disiapkan, dihaluskan seseuai kebutuhan, kemudian dimasukkan kedalam wadah (Tong Berukuran 50 Liter air, kemudian ditambahkan EM4 yang sudah dilarutkan dengan gula pasir dan air cucian beras kedelam Wadah, Kemudian ditutup rapat, lalu biarkan proses fermentasi berlangsung selama 1x24 jam. Setelah selesai, POC NPK ORGANIK dapat digunakan sesuai kebutuhan.