EKSPOSE PROGRAM KETAHANAN PANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2013
EKSPOSE PROGRAM KETAHANAN PANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2013 Kamis tanggal 27 Juni 2013 bertempat di SMKN I Tulungagung, dilaksanakan Ekspose Program Ketahanan Pangan dan Pertemuan Teknis Penyuluh Pertanian Kab. Tulungagung Tahun 2013. Peserta terdiri dari Penyuluh Pertanian PNS, Penyuluh Kehutanan dan THL-TBPP se Kab. Tulungagung. Acara tersebut dibuka oleh Kepala BKPP Kab. Tulungagung, Bapak Ir. Sigit Setyawan, M.M. Dihadiri pula oleh Pejabat dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Tulungagung. Dalam sambutannya Kepala BKPP Kab. Tulungagung mengatakan bahwa pentingnya untuk melaksanakan pengawalan dan peningkatan produksi serta produktivitas 5 ( lima ) jenis komoditi esensial yang dibutuhkan oleh masyarakat, yaitu beras ( padi ), jagung, kedelai, gula ( tebu ), dan daging ( sapi ). Melihat tantangan Pembangunan Pertanian masa mendatang dan upaya pemantapan ketahanan pangan nasional, sangat diperlukan adanya kreativitas pelaksana pembangunan. Tantangan ke depan akan semakin banyak dan berat. Sebagian dari tantangan terberat ke depan adalah : 1. Semakin sempitnya lahan pertanian karena dialih fungsikan ke non pertanian ; 2. Semakin banyaknya jumlah penduduk dan semakin meningkatnya permintaan per kapita; 3. Terbukanya persaingan Global dengan berlakunya AFTA dan GATT ; 4. Kecenderungan perubahan Iklim Global. Untuk mengatasi tantangan - tantangan tersebut, mau tidak mau dituntut adanya aparat pelaksana pembangunan pertanian yang profesional dan mempunyai Visi jauh ke depan . Penyuluh Pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian adalah salah satu aparat pelaksana pembangunan pertanian yang harus memenuhi tuntutan tersebut. Penyuluh Pertanian sebagai penyampai teknologi dan informasi kepada pelaku utama dan pelaku usaha pembangunan pertanian, sebaiknya harus memenuhi kualifikasi profesionalismenya. Acara dilanjutkan dengan penyampaian program dari masing-masing dinas dan yang terakhir pembahasan makalah BPP se Kab. Tulungagung. Dalam pembahasan makalah BPP, peserta di bagi menjadi 2 ( dua ) kelas. Masing-masing kelas membahas 5 ( lima ) makalah dan di pandu oleh Narasumber dari Penyuluh Senior yang sudah lulus sertifikasi kompetensi sehingga peserta tahu dan mengerti cara menyusun makalah atau menulis karya ilmiah hasil pelaksanaan penyuluhan pertanian dengan baik dan benar sesuai dengan SKKNI Nomor : Kep.29/MEN/III/2010. Koes+Asrie