Loading...

EVALUASI PURNAWIDYA DIKLAT AGRIBISNIS PADI DALAM RANGKA P2BN DI KABUPATEN TANGERANG

EVALUASI PURNAWIDYA DIKLAT AGRIBISNIS PADI DALAM RANGKA P2BN DI KABUPATEN TANGERANG
Kamis, 19 Juli 2012 yang lalu telah dilaksanakan Evaluasi Purnawidya Diklat Agribisnis Padi dalam rangka mensukseskan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) bagi aparatur dan non-aparatur di Kabupaten Tangerang. Dengan berlokasi di Gapoktan Sari Indah Desa Pasirgintung Kecamatan Jayanti, pelaksanaan evaluasi dialokasikan pada dua Kecamatan yakni Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Jambe. Pada kesempatan itu hadir seluruh aparatur yang telah mengikuti Diklat Agribisnis Padi di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung pada tahun 2011, diantaranya adalah : (1) H.Sopandi, Penyuluh Pertanian Kecamatan Jayanti BPP Kaliasin, (2) Abdul Gopar, SP. Penyuluh Pertanian Kecamatan Rajeg BPP Sukatani, dan (3) Agus Rusliana, Penyuluh Pertanian Kecamatan Jambe BPP Carenang. Sementara non-aparatur yang hadir diantaranya adalah : (1) Purwawinata Ketua Kelompok Tani Sri Sari I Desa Pasirgintung Kecamatan Jayanti, (2) Apip, Ketua Kelompok Tani Paguyuban Desa Cikande Kecamatan Jayanti, dan (3) H.Soleh, Ketua Kelompok Tani dari Kecamatan Jambe. Selain itu dihadiri juga oleh para kolega aparatur yang mengikuti Diklat Agribisnis Padi dan para Ketua Kelompok Tani di Kecamatan Jayanti dan Kecamatan Jambe. Hadir pula Yono Haryono, Koordinator BPP Kaliasin dan Suharjo Cr, SP, Koordinator KJF - BKP3M Kabupaten Tangerang Dari Puslatan BPSDM Pertanian Kementan hadir dua orang enumerator yakni bu Yayah M. dan bu Yoceu H. Acara dibuka dengan susunan sebagai berikut : (a) Pembukaan, (b) Sambutan Koordinator KJF BKP3M Kabupaten Tangerang dan (c) Pengarahan serta Teknis Pelaksanaan Evaluasi oleh Enumerator Puslatan BPSDM Pertanian Kementan serta (d) Tanya Jawab dan Penutup Do'a. Diawali oleh sambutan Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan dan Pemnberdayaan Masyarakat (BKP3M) kabupaten Tangerang, yang menjelaskan keadaan wilayah sebagai penyangga ibukota, masih memiliki potensi dalam program P2BN, kegiatan SL-PTT serta kegiatan lain yang mendukung program P2BN. Acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Puslatan BPSDM Pertanian Kementan, yang menjelaskan pelaksanaan evaluasi Purnawidya Diklat Agribisnis Padi bagi Aparatur dan Non-Aparatur Tahun 2011 di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Tangerang, untuk mengevaluasi sejauhmana pelaksanaan Diklat Agribisnis Padi terhadap kegiatan penyuluhan di lapangan serta terhadap produktivitas padi pada umumnya. Sekaligus menjelaskan teknis pelaksanaan evaluasi, yakni dengan membagi-bagi responden yang terdiri dari (1). Aparatur yang mengikuti Diklat Agribisnis Padi, (2) Kolega Aparatur ybs, (3). Non-Aparatur yang mengikuti Diklat Agribisnis Padi, (4). Kolega Non-Aparatur ybs, (5). Petani/ Ketua Kelompok Tani lain dalam satu Wilayah Kecamatan, serta (6) Atasan langsung Aparatur ybs. (Yono Haryono “ Koordinator BPP Kaliasin)