Loading...

FARM FIELD DAY (FFD) SEKOLAH LAPANG TEMATIK PADI SAWAH DI BPP PONDIDAHA

FARM FIELD DAY (FFD) SEKOLAH LAPANG TEMATIK PADI SAWAH DI BPP PONDIDAHA

Farm Field Day (FFD) atau Hari Temu Lapang Petani merupakan salah satu metode penyuluhan pertanian yang efektif dalam mempercepat adopsi inovasi teknologi di tingkat petani. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran bersama, di mana petani dapat melihat secara langsung penerapan teknologi budidaya di lapangan serta membandingkan hasilnya dengan cara budidaya yang biasa dilakukan. Melalui kegiatan FFD, diharapkan petani memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap teknologi tepat guna dan terdorong untuk menerapkannya dalam usaha taninya. Melalui pendekatan belajar langsung di lapangan, petani tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata yang dapat meningkatkan kemampuan dan kemandiriannya. Ke depan, kegiatan FFD perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas, daya saing, dan kesejahteraan petani.

Kegiatan FFD ini diselenggarakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pondidaha Kabupaten Konawe pada hari Selasa, 23 Desember 2025 yang dihadiri oleh Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) Kabupaten Konawe sekaligus sebagai narasumber, Camat Pondidaha, UPTD TPHP, Koordinator BPP, POPT, PPL, Babinsa, Kepala Desa, Gapoktan, Kelompok Tani beserta anggota dan hadir pula peserta sekolah lapang tematik padi sawah untuk keperluan studi banding mengenai usaha tani padi sawah. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan budidaya padi sawah.

Pada kegiatan FFD  disampaikan hasil pengambilan ubinan padi sawah varietas Mekongga di lahan milik Adolfina yang menggunakan sistem tanam legowo 1:6 tanpa disisip bagian pinggir dan hasil pengubinan di lahan milik Petrus S.St dengan sistem tanam jajar legowo 1:6.  Adapun data hasil ubinan milik Adolfina sebesar 5,0 kg, GKP (Gabah Kering Panen) sebesar 8 Ton/ha dan milik Petrus, S.St sebesar 5,1 Kg, GKP sebesar 8,16 Ton/Ha. Perbedaan hasil ubinan ini dipengaruhi dengan adanya serangan OPT, jarak tanam, pemupukan dan pengairan

Pertemuan ini juga membahas mengenai teknologi dan inovasi yang telah diterapkan di lahan percontohan (Demplot) padi sawah diantaranya penerapan teknologi budidaya sesuai rekomendasi teknis, penggunaan varietas unggul dan benih bermutu, pemupukan berimbang dan efisiensi penggunaan pupuk, Pengelolaan air dan tanah, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) secara terpadu.

Selain itu petani juga menyampaikan kendala yang mereka hadapi ketika melakukan budidaya padi sawah seperti pengendalian hama dan penyakit, ketersediaan air dan lain lain. Secara umum kegiatan ini diharapkan dapat menggali potensi, masalah, dan hambatan yang ditemui oleh para petani dalam melaksanakan kegiatan usaha tani padi sawah .