Loading...

Farm Field Day Padi Ramah Lingkungan BPP Pangatikan Bukti Nyata Teknologi Tingkatkan Hasil Petani

Farm Field Day Padi Ramah Lingkungan BPP Pangatikan Bukti Nyata Teknologi Tingkatkan Hasil Petani

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pangatikan, Kabupaten Garut, melaksanakan Farm Field Day (FFD) sebagai penutup rangkaian Sekolah Lapang (SL) Tematik Padi Ramah Lingkungan yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Desember 2025 di lahan demplot Kelompok Tani Hunyur Jaya, Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan.

FFD menjadi puncak dari rangkaian kegiatan SL Tematik yang meliputi sosialisasi, rembug tani, kursus tani, dan temu usaha, yang dirancang untuk memperkuat pemahaman serta adopsi teknologi budidaya padi ramah lingkungan di tingkat petani. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari petani, petugas PPL, POPT, Babinsa, kepala desa, serta tokoh masyarakat, mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan pertanian berkelanjutan.

Demplot seluas 2 hektare tersebut menggunakan varietas Sarinah dengan penerapan paket teknologi padi ramah lingkungan, antara lain pupuk organik padat dan cair, asam humat, kapur pertanian, serta pengaturan jarak tanam jajar legowo. Penerapan teknologi ini bertujuan memperbaiki kesuburan tanah, meningkatkan efisiensi pemupukan, dan mendorong pertumbuhan tanaman yang lebih optimal.

Hasil ubinan menunjukkan capaian yang menggembirakan. Dari lima petak ubinan, diperoleh rata-rata 155 bulir per malai, 32 anakan, dan produktivitas mencapai 9,33 ton per hektare. Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan kondisi sebelum penerapan paket teknologi padi ramah lingkungan.

Respon petani terhadap hasil demplot sangat positif. Tingkat kepuasan peserta tinggi, dan mayoritas petani menyatakan siap menerapkan paket teknologi padi ramah lingkungan pada musim tanam berikutnya, menjadikan FFD ini sebagai bukti konkret efektivitas sekolah lapang dalam mendorong perubahan praktik budidaya di lapangan.