Loading...

Farm Field Day SL Tematik Padi Ramah lingkungan di BPP Kecamatan Pasirwangi meningkatkan Produksi signifikan sebesar 40%

Farm Field Day SL Tematik Padi Ramah lingkungan di BPP Kecamatan Pasirwangi  meningkatkan Produksi  signifikan sebesar 40%

Pada hari Senin Tanggal 08 Desember 2025  dilaksanaan kegiatan Farm Field Day SL Tematik, acara dibuka dengan khidmat melalui pembacaan doa yang dipimpin secara sederhana namun penuh harapan. Doa tersebut menjadi awal yang baik untuk memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, khususnya dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan semangat para petani dalam menerapkan teknologi budidaya padi yang lebih efektif. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan pertama dari Sekretaris Kecamatan Pasirwangi, Bapak Prayudi Yanuar, S.St., M.Si., yang menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi antarinstansi dalam mendorong peningkatan produksi pertanian. Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan Polsek Pasirwangi, IPTU Wahyuno Aji S.H M.H, yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan penyuluhan dan pendampingan petani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Setelah itu, Danramil 1112 Kapten CAJ Kowad Muji Rahayu turut menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan SL Tematik, serta mengajak seluruh pihak untuk menjaga keberlanjutan program pertanian di tingkat kecamatan. Rangkaian sambutan ditutup oleh Koordinator BPP Pasirwangi, Zaenal Muttaqin, S.P., M.Agr., yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, aparat desa, serta unsur muspika yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Beliau juga menegaskan bahwa SL Tematik bukan hanya kegiatan belajar, tetapi juga media untuk meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan teknologi yang lebih adaptif, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan produktivitas. Memasuki acara inti, dilakukan panen padi secara bersama-sama di lahan demplot SL Tematik. Berdasarkan hasil ubinan dan perhitungan lapangan, produksi menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 40% dari hasil biasanya, yakni dari hasil ubinan di dapat , dari tanam sistem tegel 9,7 ton per hektar. Sedangkan yang legowo 10 ton perhektar . Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi yang dipraktikkan dalam SL Tematik memberikan dampak positif yang kuat. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat ketahanan pangan petani Indonesia serta menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus berinovasi dalam budidaya padi.