FARMER FIELD DAY (FFD) KEGIATAN SL TEMATIK
BPP KECAMATAN KARANGTENGAH KABUPATEN GARUT
Pelaksanaan pembangunan pertanian, Kementerian Pertanian tidak terlepas dari peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 13 tahun 2020, dinyatakan bahwa peran dan fungsi BPP Kostratani adalah sebagai BPP kostratani yang menjalankan fungsi sebagai Pusat Data dan Informasi, Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran, Pusat Konsultasi Agribisnis, Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan. Pusat Data dan Informasi Pertanian, yang mencakup data statistik pertanian dan sumber daya manusia pertanian. Salah satu kegiatannya diantaranya Desiminasi Informasi Pertanian yaitu melalui Sekolah Lapang Tematik. BPP Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut telah melaksanakan Sekolah Lapang Tematik Budidaya Padi Ramah Lingkungan. Dalam kegiatan sekolah Lapang, disediakan Laboratorium Lapang (LL) Dimana Petani dapat mempraktikkan teknologi yang disampaikan oleh para penyuluh, POPT dan Narasumber lain dari mulai Pengolahan lahan sampai Panen dan Pasca Panen.
Farmer Field Day (FFD) merupakan salah satu metode pemberdayaan yang dilakukan untuk petani yang mana telah dirancang sedemikian rupa melalui pertemuan antara para petani, peneliti dan penyuluh dengan tujuan untuk saling tukar menukar informasi tentang teknologi pertanian yang diterapkan dan diharapkan adanya umpan balik dari petani itu sendiri mengenai masalah dan hambatan yang dihadapi dalam berusahatani. Kegiatan FFD dalam rangkaian kegiatan SL Tematik dilaksanakan pada hari Senin, 8 Desember 2025 di Desa Sindanggalih Kecamatan Karangtengah. Dalam kegiatan FFD ini dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya Forkopimcam Kecamatan Karangtengah, Kepala Desa, Kepala UPT Wilayah III, KTNA, Gapoktan, Poktan, Petani, Penyuluh dan POPT, serta Insan Pertanian lainnya. Kegiatan FFD diawali dengan Panen Bersama, sekaligus Ubinan. Varietas padi yang ditanam Adalah Mekongga . Hasil Panen diperkirakan 7,8 Ton per hektar. Hasil tersebut melebihi rata-rata Panen di Wilayah tersebut, yaitu 7,4 Ton per Hektar. Dari hasil diskusi para peserta FFD dibahas hasil yang tidak optimal dikarenakan ada beberapa teknologi yang tidak diterapkan atau terlambat dalam pengaplikasiannya, sehingga hasilnya tidak maksimal sesuai harapan. Selain itu serangan hama tikus juga mempengaruhi hasil Panen. Dari kegiatan SL Tematik Budidaya padi ramah Lingkungan ini para petani yang terlibat sangat mengapresiasi dan bersemangat menerapkan segala teknologi anjuran sehingga diharapkan hasil produksinya meningkat. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Karangtengah Kabupaten Garut.