Fluktuasi Harga Tidak Mengurangi Minat Petani Bertanam Cabai
FLUKTUASI HARGA TIDAK MENGURANGI MINAT PETANI UNTUK BERTANAM CABAI Menjelang memasuki bulan desember ini harga beberapa komoditi bumbu dapur di tingkat petani masih berfluktuasi. Hanya dalam kurun waktu beberapa hari saja beberapa komoditi mengalami penurunan harga yang cukup berarti seperti berbagai jenis cabai sehingga mengakibatkan petani menjadi resah.Harga cabai besar berdasarkan pemantauan di tingkat petani misalnya yang semula Rp. 12 ribu/kg turun menjadi Rp. 8 ribu/kg sedangkan cabai kecil dari harga Rp. 30 ribu/kg turun menjadi Rp. 17 ribu/kg.Kondisi serupa diutarakan, Akhy (25), petani cabai anggota Kelompoktani Tolotoe Boki Kel. Pammase Kecamatan Tiroang mengatakan bahwa kondisi seperti ini memang kerap terjadi dimana harga tidak bisa diprediksi. Tentu ini menjadi masalah besar bagi petani ketika harga tinggi tiba-tiba anjlok pada saat stok lagi banyak seperti pada saat panen seperti ini sehingga tentunya menyebabkan petani merugi. Akhy mengakui khawatir apabila keadaan ini terus berlanjut sehingga akan mempengaruhi omzet harian yang diperoleh oleh petani. Kondisi demikian tentu tidak terlepas dari beberapa faktor yang mempengaruhi seperti pasokan, persediaan dan permintaan. Namun diharapkan menjelang akhir tahun ini menghadapi natal dan tahun baru, harga cabai bisa naik lagi mengingat tingginya permintaan akan komoditi tersebut. Tentunya diharapkan keadaan ini bisa diatasi dengan adanya pemantauan dan koordinasi yang kontinyu antara petani, Dinas Pertanian dan Hortikultura, Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta pihak-pihak terkait lainnya.(Melati Azharidha, S.Pt)