Loading...

GAHARU TAPANULI UTARA

GAHARU TAPANULI UTARA
GAHARU KOMODITI ANDALAN BARU KABUPATEN TAPANULI UTARA Masyarakat awam seringkali mengaburkan istilah gaharu dengan pohon gaharu. Menurut SNI 01-5009.1-1999 gaharu didefinisikan sebagai sejenis kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas, serta memiliki kandungan kadar damar wangi yang berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu yang tumbuh secara alami dan telah mati sebagai akibat dari suatu proses infeksi yang terjadi baik secara alami atau buatan pada suatu jenis pohon, yang pada umumnya terjadi pada pohon Aquilaria sp. (Nama daerah: Karas, Alim, Garu dan lain-lain). Gaharu dihasilkan oleh pohon-pohon terinfeksi yang tumbuh di daerah tropika dan memiliki marga Aquilaria, Gyrinops dan Gonystilus yang keseluruhannya termasuk dalam famili Thymelaeaceae. Marga Aquilaria terdiri dari 15 spesies, tersebar di daerah tropis Asia mulai dari India, Pakistan, Myanmar, Lao PDR, Thailand, Kamboja, China Selatan, Malaysia, Philipina dan Indonesia. Enam diantaranya ditemukan di Indonesia (A. malaccensis, A. microcarpa, A. hirta, A. beccariana, A. cumingiana dan A. filarial). Keenam jenis tersebut terdapat hampir di seluruh kepulauan Indonesia, kecuali Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Marga Gonystilus memiliki 20 spesies, tersebar di Asia Tenggara mulai dari Malaysia, Peninsula, Serawak, Sabah, Indonesia, Papua New Guinea, Philipina dan kepulauan Solomon serta kepulauan Nicobar. Sembilan spisies diantaranya terdapat di Indonesia yaitu: di Sumatera, Kalimantan, Bali, Maluku dan Irian Jaya. Marga Gyrinops memiliki tujuh spesies. Enam diantaranya tersebar di Indonesia bagian timur serta satu spesies terdapat di Srilanka. (sumber: dephut). Di daerah Tapanuli Utara Pohon gaharu yang dikenal dengan sebutan hau alim ditemukan tumbuh alamiah di Kecamatan Pahae, Adian Koting, Parmonangan. Pohon gaharu di daerah Tapanuli Utara adalah pohon gaharu spesies Aquilaria mallaacensis. Selama ini masyarakat Tapanuli Utara memanfaatkan pohon gaharu sebagai kayu bakar atau kulitnya dijual untuk digunakan sebagai bahan buku untuk direbus sebagai racun menuba ikan di sungai. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, dalam hal ini Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Tapanuli Utara telah melakukan sosialisasi akan kegunaan dan manfaat Gaharu. Selain itu petani juga diberikan pengetahuan dan teknologi budidaya, pengolahan gaharu. (posted: anderson,SP)